User ID Kata Sandi
Google reformata.com
 
Bumi Bukan Ciptaan Tuhan?  |  FPI Suruh Polri Bercermin  |  Masyarakat Tak Perlukan FPI  |  Bollywood Bikin Film Tentang Yesus Semasa Kecil  |  Wanita Katolik Buka Warung Murah Untuk Buka Puasa  | 

Suluh

14 January 2009

Pdt. Prof. Dr. Benny BA, Berpikir dan Beraksi Nyata Bantu yang Kekurangan

Benny BA.JPG
TANGGAL 1 Januari 1970, boleh dibilang sebagai titik start pertobatan total Pdt. Prof. Dr. Benny BA Semen, di mana ia menegaskan dirinya mengikuti Tuhan dan menjadi hamba-Nya. Sebelumnya, selama sembilan tahun (1961–1970) dia sempat “putus relasi” dengan Tuhan ka-rena dia lebih banyak bergumul da-lam bisnis dan politik. Padahal, keinginan untuk menjadi hamba Tuhan sudah tercetus sejak dia masih berusia empat tahun. Na-mun keinginan itu tak berjalan mu-lus. Dalam perjalanan waktu, meski firman Tuhan terus dibaca dan dire-nungkannya, dia masih berben-turan dengan kenyataan-kenya-taan lain yang mengharuskannya menekuni bisnis dan politik.
Berbelok haluan menjadi hamba Tuhan bukan karena dia kandas peluang di politik atau terancam bangkrut bisnis. Juga bukan karena terpasung kondisi kesehatan. Tapi totalitas  tekadnya ikut Tuhan ka-rena benar-benar dirinya merasa terpanggil memelihara dan me-wartakan firman-Nya kepada se-mua orang. Karena itu, sejak tahun 1970 itu, dia melakukan pelayanan
penuh waktu, dan meninggalkan bisnis. “Saya berkomitmen bahwa saya ikut Tuhan Yesus dengan me-lakukan pelayanan penuh waktu sekalipun menderita,” ungkap pria kelahiran Aceh, 2 Maret 1942 ini.  
Dalam melakukan pelayanan, Pendeta Benny senantiasa dekat dengan jemaat, terutama yang tak terjangkau oleh pelayanan lain. Pe-menuhan persepuluhan bukanlah tuntutan pelayanannya. Sebalik-nya, ia senantiasa berpikir dan ber-aksi nyata membantu para anak Tuhan yang kekurangan dan mem-butuhkan pertolongan. “Tuhan tahu kebutuhan kita dan akan dipenuhi-Nya asalkan kita melaku-kan pelayanan dengan tulus ke-pada siapa pun tanpa memandang kelas,” tandasnya. Itu pulalah salah satu yang mendoronganya untuk senantiasa bersukacita dalam hidupnya.
Baginya, pengalaman sukacita paling berkesan dalam hidupnya yaitu ketika jemaat-jemaatnya dan murid-murid didikannya setia, taat, dan melakukan firman Tuhan. “Itu sukacitaku paling besar,” lanjutnya. Sebaliknya, di antara banyak pe-ngalaman duka, yang paling menyayat batinnya adalah mana-kala jemaat-jemaat dan murid-muridnya tidak tahu firman Tuhan. Dan karena itu, banyak pelayanan yang dilakukan secara salah.
Misi khusus pelayanan ketua LPPA (Lembaga Pengkajian Penga-malan Agama se-Indonesia) KOS-GORO ini, bersifat oikumene. Se-nang pada semua gereja, misalnya gereja Bethel, Pantekosta, Ka-tolik, Advent, GPIB. Tak heran bila ia mengajar di lembaga gereja ma-napun tentang Alkitab dan Alkita-biah.  Diakuinya, memiliki karakter pelayanan seperti ini gampang-gampang susah, sebab semuanya sangat bergantung pada animo kita.
Bertolak dari karakternya yang tidak terikat, maka pengajaran dan pelayanan yang dilakukan Pendeta Benny selalu berlandas pada dog-ma Alkitab secara alkitabiah, bukan dogma gereja. Alasannya, dia lebih setuju tentang Yesus dan kisah hidup para nabi, semisal Nabi Daud, Musa, Salomo, dan yang lainnya. Ia mendasarkan pemikirannya pada filsafat perintah Yesus dalam Matius 28: 19-21; “Pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus…..”
Besarnya cinta dan pelayanan Pendeta Benny pada anak-anak Tuhan juga terejawantah dalam upaya mendirikan dua yayasan. Tahun 1986, ia mendirikan Yayasan Oikumene Baitlehem, yang berge-rak di sekolah minggu, diakonia, dan pendidikan. Yayasan ini sudah tersebar di seluruh Indonesia. Se-dangkan Yayasan Pemberitaan Alkitab Sangka Kala, didirikan tahun 1992, khusus di bidang penginjilan ke desa-desa.
Dalam hidupnya, suami M.E Warikkie ini senantiasa berpedoman pada  moto: “Susah dan senang ikut Tuhan”, yang diambil dari Maz-mur 121: 1-8. Ia begitu terkesan dengan Raja Daud dan mencontohi hidupnya. Dijelaskannya, meski Daud berdosa tetapi ia tetap serah-kan hidupnya pada bimbingan Tu-han, yang memang Tuhan berke-nan padanya. Sebab memang, lanjut dia, tiada penolong lain selain Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. “Karena itu, mencontoh Daud dengan gagah dan berani, apa pun yang terjadi, saya tetap ikut Tuhan. Tetap mengembara dan melanjut-kan karya-Nya yang dipercayakan padaku,” paparnya.
 Memang diakui ayah dua anak ini, penghayatan moto itu berpe-ngaruh kuat dalam hidupnya. Ia senantiasa diliputi suka cita. Hal itu tidak berarti tak ada duka. Ada begitu banyak masalah dan tanta-ngan yang dialaminya. Masalah yang dialami berupa masalah pribadi, pelayanan kepada jemaat, keluarga, persekutuan, dan ekonomi. Banyak problem yang tidak bisa diselesaikan oleh kekuatan dan kuasa kita manusia. Karena itu, kata dia, tak ada cara lain selain serahkan sepe-nuhnya pada Tuhan. Penghayatan itulah yang membuat dirinya selalu bersuka cita hingga kini, bahwa-sanya, selama ini Tuhan selalu menolongnya dan menyelesaikan segala pergumulan hidupnya.
Pendeta yang berjemaat keba-nyakan kalangan arus bawah, seperti mahasiswa, dan kaum pemuda ini, masuk GKMI (Gereja Kristen Maranatha Indonesia) tahun 1977. Tahun 1997 – 2000, Pendeta Benny terpilih untuk me-mimpin GKMI DKI dan Sekitarnya dengan jumlah lima belas (15) sidang. Selanjutnya waktu diada-kan Musda GKMI dan sekitarnya tahun 2000-2004, dirinya terpilih lagi menjadi ketua daerah dengan dua puluh dua (22) sidang. Periode tahun 2004 – 2008, ia tetap me-mimpin GKMI DKI dengan jumlah dua puluh lima (25) sidang. Pada tahun 2007, melalui musyawarah di Bali, dia ditetapkan sebagai Pembina GKMI Pusat dan DKI hingga sekarang.
Posisinya sebagai pembina, Pendeta Benny senantiasa melaku-kan pengawasan terhadap para hamba Tuhan di GKMI. Bahkan, ia tak segan-segan memberikan teguran kepada hamba Tuhan yang salah memberikan pelayanan kepada jemaat. “Tentu teguran secara alkitabiah, bukan main hantam saja,” ujarnya sembari tersenyum.                     ?Stevie Agas

 


Bookmark and Share

Post your comment

* Your Name :
* Your Email :
* Description :
 
Enter the Verification Code shown!

Others

Baca Gali Alkitab  •  Bincang-Bincang  •  Buku SMK  •  Cover Story  •  Daily News  •  Dari Redaksi  •  Editorial  •  English  •  Garam Bisnis  •  Gereja & Masyarakat  •  Hikayat  •  Jejak  •  Kawula Muda  •  Khas  •  Khotbah Populer  •  Konsultasi Hukum  •  Konsultasi Keluarga  •  Konsultasi Kesehatan  •  Konsultasi Theologi  •  Kontroversi  •  Kredo  •  Laporan Khusus  •  Laporan Utama  •  Leadership  •  Manajemen Kita  •  Mata Hati  •  Mata Mata  •  Muda Berprestasi  •  News  •  Opini  •  Peluang  •  Podcast  •  Profil  •  Resensi Buku  •  Resensi Kaset  •  Senggang  •  Suara Pinggiran  •  Suluh  •  Ungkapan Hati  •  Varia Gereja  • 
Copyright © 2004-2010 REFORMATA. All rights reserved .
Visit: 1.423.324 Hit: 2.023.064 Since: 14.11.05 | 1.1099 sec | TOP
Online Support :