penampilanNYA penuh kharisma, ceria dan penuh semangat. Berbadan subur dan senyum lebar. Suaranya yang berat kalau berkhotbah senan-tiasa membawakan pesan-pesan ilahi, dan kerap disisipi kalimat jenaka. Itulah sedikit ciri khas dari pria kelahiran 26 Desember 1966, yang dikenal luas sebagai Pdt Gilbert Lumoindong. Khotbah-khot-bahnya enak didengar, menghibur, dan cerdas. Gambaran ini sungguh bertolak belakang dengan masa kecilnya, waktu sekolah sulit me-nangkap pelajaran. Kepalanya sering sakit. Menurut dokter, otak dan syarafnya lemah, dan dokter
menyarankan agar Gilbert kecil dimasukkan ke sekolah luar biasa (SLB), karena sepintas dia kurang normal sebagaimana anak-anak seusianya. Namun dengan sebuah keyakinan bahwa Tuhan yang menyembuhkan, perubahan besar itu terjadi. Kuasa Tuhan mengantar Gilbert Lumoindong menjadi berkat bagi banyak orang. simak penuturan Pdt.Gilbert tentang perjalanan hidupnya, hingga kiprah pelayanannya dalam, Reformata edisi 102.