CLOSE
REFORMATA.COM
YouTube Facebook Twitter RSS

Konsultasi Kesehatan

Infeksi Saluran Kencing pada Wanita Hamil

Author : dr Stephanie Pangau | Friday, 13 Maret 2009 | View : 18079
dr. Stephanie Pangau, MPH
 
Dok, saya seorang perempuan berusia 29 tahun, sedang hamil anak pertama dengan usia kehamilan 28 minggu. Keluhan saya, sudah satu minggu belakangan ini sering merasa anyang – anyang, agak terasa sakit sewaktu akan buang air kecil. Buang air kecil pun sedikit-sedikit dan sering (tidak puas) dan agak sakit juga di akhir kencing. Saya sudah diberi obat oleh dokter saya untuk 7 hari dan memang terasa ada banyak perbaikan. Yang ingin saya tanyakan: 1) Apa penyebab anyang-anyang ini, Dok? 2) Apakah setiap perempuan hamil cenderung untuk terkena penyakit anyang-anyang? Mengapa? 3) Apakah komplikasi penyakit ini bisa berbahaya bagi bayi yang dikandung? 4) Bagaimana caranya sampai bisa terjadi infeksi saluran kemih ini? Atas jawaban Ibu Dokter yang sangat saya nantikan ini, saya ucapkan banyak terima kasih. GOD bless you, Dok. Ny. Nining Pancoran, Jakarta Selatan
Salam jumpa Ny.Nining di Pancoran. Saya turut prihatin dengan kondisi kesehatan Anda yang terkena anyang-anyang atau infeksi saluran kencing ( ISK ) di saat hamil ini. Untungnya pengobatan yang diberikan dokter sudah menunjukkan perbaikan. Harapan saya, Anda akan segera mendapat kesembuhan, tuntas pada akhir terapi. Baiklah saya akan menjawab pertanyaan- pertanyaan Anda.  
Penyebab anyang-anyang atau ISK pada perempuan umumnya karena secara anatomis uretra  (saluran yang membawa air seni dari kandung kemih keluar) pada perempuan lebih pendek dibandingkan pada laki-laki. Umumnya panjang uretra pada perempuan hanyalah sekitar 3 cm dengan muara yang relatif terbuka serta sangat berdekatan dengan vagina dan anus yang banyak mengandung kuman yang akan sangat berpotensi untuk kuman masuk ke dalam saluran kemih. Infeksi juga bisa terjadi pada trauma yang kasar misalnya pada sanggama yang kasar atau pada pemasangan kateter di mana kuman bisa terdorong untuk masuk ke dalam kandung kemih. Selain juga terjadi perubahan-perubahan anatomis dan fisiologis dari pada sistem saluran kemih selama masa kehamilan termasuk juga selama masa nifas.
Tidak semua perempuan hamil pasti akan terserang ISK. Dari penelitian didapatkan angka kejadian bakteriuria (adanya bakteri dalam urine atau air seni ) yang tanpa gejala pada orang hamil berkisar 2 – 11 % (hal ini tergantung status ekonomi, ras, usia, sudah berapa kali hamil dan lain-lain). Perempuan hamil terutama yang sudah pernah hamil untuk kesekian kali, lebih mudah terserang penyakit ISK oleh karena terjadi perubahan alamiah (fisiologis) yang dramatis selama kehamilan, antara lain terjadi penurunan tonus (ketegangan) dan aktivitas otot-otot ureter  (saluran dari ginjal ke kandung kemih) yang mengakibatkan terjadinya penurunan kecepatan pengeluaran air seni melalui sistem pengumpulan urine. Ureter bagian atas dan piala ginjal (pelvis renalis) mengalami dilatasi (rongganya menjadi bertambah besar) dan mengakibatkan terjadinya hidronefrosis fisiologis (alamiah) pada kehamilan (yaitu suatu keadaan di mana piala ginjal menggembung karena saluran ginjal yang tersumbat atau tertutup sedangkan jaringan ginjal jadi mengisut sehingga ginjal itu menjadi serupa kantong berisi air). Hal ini terjadi sebagai akibat pengaruh hormone progesterone terhadap tonus otot dan peristaltic , dan yang lebih penting lagi adalah akibat penyumbatan mekanik oleh rahim yang membesar saat hamil.
Komplikasi yang sering muncul akibat infeksi saluran kemih yang parah adalah pielonefritis (radang pada piala ginjal) , hipertensi ( tekanan darah tinggi ), abortus prematurus , hambatan pertumbuhan janin dalam kandungan, kematian janin dalam kandungan dan anemia.
Yang menyebabkan terjadinya infeksi saluran kemih adalah terutama kuman golongan basil gram negatif yang dalam keadaan normal berada di saluran pencernaan. Umumnya 90%  penyebabnya adalah E.Coli, 5% adalah Klebsiella-Enterobacter,dan 5% lagi oleh proteus mirabilis, enterococcus dan staphylococcus.  
Ada 3 cara terjadinya ISK yaitu :
a. Penyebaran melalui aliran darah yang berasal dari usus halus atau organ lain ke bagian saluran kemih.
b. Penyebaran melalui saluran getah bening yang berasal dari usus besar ke kandung kencing atau ginjal.
c. Terjadi migrasi kuman secara asenden (dari bawah ke atas) melalui uretra, kandung kencing (buli–buli) dan ureter ke ginjal.
Demikianlah jawaban kami, kiranya dapat dimengerti. TUHAN memberkati.v


See Also

jQuery Slider

Comments

Arsip :2014201320122011201020092008
Mata Hati
revolusi-mental.jpg
Istilah revolusi mental, kini lagi populer-populernya di Republik tercinta. Kata yang akrab dengan presiden terpilih Jokowi. Seperti apa pelaksanaannya, tentu ..
Konsultasi Teologi
alkitab--kontradiksi.jpg
Shalom pak Pdt. Bigman Sirait.Dalam Injil Matius 5:17 dikatakan “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para ..
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2014 Tabloid Reformata. All rights reserved . Visit: 18.037.152 Since: 14.11.05
Online Support :