Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

News

Pakistan didesak perangi Taliban

Posted : 07 Mei 2009
Taliban Kian Berani Unjuk Kekuatan.jpg
Pemerintah Amerika harus memberi lebih banyak tekanan kepada Islamabad untuk terus membantu upaya memerangi Taliban.

Pernyataan itu disampaikan Richard Holbrooke, utusan khusus AS untuk Pakistan dan Afghanistan.

Holbrooke mengatakan Amerika tidak akan sukses menyelesaikan konflik di Afghanistan tanpa bantuan Pakistan.

Pernyataannya ini disampaikan sebelum Presiden Barack Obama melakukan pertemuan dengan para pemimpin Pakistan.

Desakan pemerintah Amerika ini terkait dengan kemungkinan militan Taliban Pakistan mengakhiri perjanjian damai dan munculnya serangan baru Taliban di Afghanistan.

"Kita harus memberi lebih banyak tekanan kepada rekan kita di Pakistan untuk bergabung dalam peperangan melawan Taliban dan sekutunya," kata Holbrooke dalam dengar pendapat dengan Kongres di Washington.

Holbrooke mengatakan kepentingan keamanan nasional Amerika di kawasan itu terancam dan Amerika tidak akan sukses di Afghanistan tanpa bantuan dan keterlibatan Pakistan.

Dia juga menentang penggambaran Pakistan sebagai negara yang gagal dan menegaskan kembali dukungan AS kepada Presiden Asif Ali Zardari.

Tujuan Amerika, kata Holbrooke, harus tegas dalam mendukung dan membantu menstabilkan demokrasi Pakistan yang dicapai melalui pemilihan presidennya.

Namun, dia menambahkan Pakistan harus menunjukkan komitmennya untuk menumpas habis Al-Qaeda dan seluruh ekstrimis dari perbatasannya.

Penerintah AS yakin para pejuang Taliban sangat mudah mencari perlindungan di kawasan perbatasan Pakistan dalam upaya menyusun serangan baru ke Afghanistan.

Sementara itu, saat berbicara di Institute Brookings Washington DC, Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengatakan negaranya tak akan pernah stabil dan damai kecuali semua kawasan perlindungan dan pelatihan Taliban di Pakistan dibasmi.

Karzai menegaskan Afghanistan akan berunding guna meningkatkan hubungan persaudaraan dengan Pakistan serta membentuk persekutuan dan persahabatan dengan Amerika Serikat.

Perlawanan meningkat

Koresponden diplomatik BBC Jonathan Marcus mengatakan Presiden Obama saat ini tengah bertarung di banyak front.

Obama harus bisa meyakinkan pemimpin Pakistan soal kondisi ini namun di saat yang sama dia juga harus meyakinkan Kongres untuk menyetujui sebuah paket bantuan bagi Pakistan, sebuah elemen vital bagi strategi Amerika.

Pembicaraan hari ini antara Presiden Zardari, Presiden Karzai dan Presiden Obama berbarengan dengan munculnya perlawanan baru Taliban di Afghanistan dan Pakistan.

Ratusan penduduk Lembah Swat Pakistan harus meninggalkan kediamannya, Selasa lalu saat perjanjian damai antara tentara Pakistan dan Taliban nampaknya akan berakhir.

Data resmi pemerintah mengatakan lebih dari 500.000 orang harus mengungsi dan pemerintah tengah menyiapkan enam kam pengungsi bagi mereka.

Baku tembak terjadi antara tentara pemerintah dan militan Taliban di Lembah Swat dan di sejumlah distrik dekat lembah itu.

Korban sipil

Sebuah laporan menyatakan setidaknya 20 warga Afghanistan tewas akbat serangan udara militer Amerika, hari Selasa.

Pertempuran di Provinsi Farah juga dilaporkan telah menewaskan 25 orang anggota Taliban.

Seorang pejabat Afghanistan kepada BBC mengatakan dia telah menemukan lebih dari 20 jenazah, termasuk anak-anak, digeletakkan di atas dua buah truk di luar kediaman gubernur.

Pemerintah mengatakan semua jenazah itu adalah korban dari serangan udara Amerika Serikat.

Menanggapi pemberitaan ini, militer Amerika menyatakan segera menggelar investigasi.

Masalah korban sipil menjadi isu sensitif di Afghanistan. Sehingga Presiden Karzai berulang kali meminta pasukan internasional untuk mengambil langkah besar demi menghindari korban sipil.
sumber:BBC

 

 

71
36 votes
1 2 3 4 5

Lainnya

Arsip :20112010200920082007
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 1.4307 sec | TOP
Online Support :
YouTube Facebook Twitter RSS
Powered by: Indocms.net