dr. Stephanie Pangau, MPH
Salam jumpa dr. Stephani. Saya Shany, senang sekali membaca Rubrik Kesehatan tabloid REFORMATA ini, dan sekarang saya ingin bertanya tentang wabah yang sedang melanda dunia saat ini, yakni flu babi (swine flu). Ini masalah serius mengingat kita belum habis pusing oleh virus flu burung/avian influenza (H5N1), sekarang sudah kaget lagi oleh wabah virus flu babi (H1N1) yang berawal di Meksiko dan telah menyebar ke beberapa negara dengan korban tewas puluhan orang, dan ribuan telah terinfeksi.
Pertanyaan saya: 1) Apa penyebab flu babi ini? 2) Sejauh apa bahayanya kalau orang terserang virus ini? 3) Bagaimana cara penularannya? 4) Berapa lama masa inkubasinya berlangsung? 5) Apa gejalanya pada manusia. 6) Bagaimana pencegahannya? 7) Sudah adakah kasus ini di Indonesia? Atas jawaban dokter saya ucapkan terima kasih.
Shany
Green Ville
Jakarta Barat
IBU Shany yang terkasih, memang belakangan ini kita sering terkejut dengan macam - macam kejadian, termasuk bermacam-macam flu yang menyerang binatang, kemudian manusia. Seperti saat ini dunia lagi heboh dengan adanya swine flu atau flu babi (flu A H1N1) yang biasanya tidak menyerang manusia, tapi saat ini sudah dilaporkan dapat menular antarmanusia.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan Ibu berdasarkan jawaban dalam buku CDC Guidance (WHO) terkini.
1) Penyakit influenza jenis ini disebabkan oleh virus yang bernama virus influenza A subtype H1N1 yang dapat menular dari manusia ke manusia serta berpotensi untuk menimbulkan pandemi influenza (penularan yang meluas ke seluruh dunia).
2) Flu babi menimbulkan angka kesakitan yang tinggi dengan angka kematian lebih rendah daripada flu burung (85%). Umumnya kematian terjadi karena adanya kegagalan sistem pernafasan.
3) Cara penularannya melalui droplet dari bersin dan batuk, kontak langsung dengan babi yang flu misalnya anak-anak yang bermain di sekitar babi atau pekerja peternakan babi, atau pun dengan kontak tidak langsung misalnya melalui peralatan yang sudah tercemar virus tersebut seperti pada meja, gagang pintu dan lain-lain, serta bisa menular antarmanusia. Tapi penyakit ini tidak menular dengan memakan masakan daging babi yang dikelola secara bersih dan dimasak dengan baik.
4) Masa inkubasi 1 - 7 hari tetapi lebih sering 1 - 4 hari.
-Virus A H1N1 pada manusia menular satu hari sebelum onset sakit sampai 7 hari setelah onset, sedangkan pada anak bisa menular sampai 10 hari atau lebih lama.
5) Gejala pada manusia umumnya sama dengan flu musiman (influenza like illness/ILI ) seperti: demam, batuk pilek, lesu, lelah, sakit tenggorokan, sesak nafas atau nafas cepat bisa disertai mual, muntah dan diare. Keadaan ini bila tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan kematian.
6) Pencegahan:
- Tutup hidung dan mulut dengan tissu sewaktu batuk atau bersin, lebih baik lagi bila menggunakan masker.
- Sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air atau alkohol selama 15 - 20 detik, apalagi setelah Anda menutup mulut saat batuk/bersin.
- Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut orang yang tertular.
- Hindari kontak erat dengan orang sakit
- Jika Anda yang sakit, jaga jarak dengan orang lain supaya mereka jangan tertular
- Sebaiknya tidak pergi bekerja atau sekolah atau ke kumpulan banyak orang jika Anda sakit untuk mencegah orang lain tertular penyakit Anda
- Cukup tidur, aktif, atasi stres dengan bijak, minum banyak air dan makan yang bergizi.
- Kurangi bepergian yang tidak penting ke daerah epidemi dan endemis.
- Waspada dengan gejala atau tanda darurat yang membutuhkan perhatian medik.
Perlu diingat, sampai saat ini belum ada vaksin yang dapat memberi perlindungan bagi manusia terhadap virus flu babi.
7) Sampai saat tulisan ini diturunkan belum ada kasus manusia tertular flu babi di Indonesia.
Demikianlah jawaban kami, TUHAN memberkati.v