dr. Stephanie Pangau, MPH
Dr. Stephani yang terhormat, setelah saya membaca ulasan tentang ‘swine flu’ (flu babi)/Influenza A (H1N1) pada edisi lalu, (REFORMATA 108), saya tergerak untuk bertanya juga tentang: 1) Apa tanda-tanda keadaan emergensi pada penderita flu babi yang perlu segera dirawat di rumah sakit? 2) Bagaimana jika seandainya pasien dapat dirawat di rumah? 3) Bagaimana mengurangi penyebaran virus tersebut di rumah?
Atas jawaban dokter, saya ucapkan terima kasih.
Ferdinand T.
Manado
HALO, Bung Ferdinand di Manado, terima kasih atas perhatiannya. Saya akan menjawab pertanyaan Anda sesuai yang terdapat dalam buku CDC (Centers for Disease Control and Prevention) Guidance (WHO) terkini, sebagai berikut:
1. Tanda-tanda keadaan emergensi seseorang yang diduga terkena flu babi yang perlu segera dibawa ke rumah sakit adalah sebagai berikut:
- sulit bernafas atau nyeri dada, bibir biru atau ungu.
- muntah, dan tak dapat menjaga keseimbangan cairan.
- tanda-tanda dehidrasi
- respons pasien yang menurun atau confused
- kejang
2. Merawat penderita di rumah:
- cek dengan petugas kesehatan, perawatan khusus perlu bagi: perempuan hamil, penderita diabetes, sakit jantung, asma, amfisema (kelainan pada paru-paru)
- cek dengan petugas kesehatan haruskah diberi antivirus
- tinggal di rumah 7 hari mulai dari sakit sampai panas hilang
- istirahat yang cukup
- minum cairan (air putih, air kaldu, air alkaline Oxidation Reduction potential, cairan yang mengandung elektrolit) untuk mencegah dehidrasi
- tutup mulut dengan tisu jika batuk atau bersin
- cuci tangan dengan sabun atau alkohol sesudah batuk dan bersin
- hindari kontak dengan penderita
- tidak bekerja atau sekolah jika sakit
- waspada dengan gejala atau tanda emergensi yang membutuhkan perhatian medik
3. Mengurangi penyebaran flu di rumah:
- Pisahkan kamar tidur dan kamar mandi pasien jika mungkin
- ingatkan pasien jika batuk dan bersin, agar mulutnya ditutup dengan tisu, cuci tangan dengan air dan sabun atau alkohol
- setiap anggota keluarga dibiasakan cuci tangan
- tanyakan ke petugas kesehatan jika anggota keluarga kontak dengan si sakit —> kontak tersebut dengan kondisi sakit kronik —> berikan antivirus untuk mencegah flu
- buang alat yang habis dipakai pasien; seperti tisu, dll, ke tempat sampah —> setelah itu cuci tangan
- jaga kebersihan permukaan tempat tidur, meja, kamar mandi dll dengan
Disinfektan
- linen, peralatan makan, makanan bekas pasien tak perlu dipisah mencucinya, yang penting jangan tidak dicuci (cuci dengan sabun)
- cuci linen dengan pembersih rumah tangga misal sabun —> keringkan (panas) —>
setelah itu cuci tangan
Demikianlah jawaban kami, Tuhan memberkati.v