CLOSE
REFORMATA.COM
YouTube Facebook Twitter RSS

Konsultasi Kesehatan

Kuman Penyebab Radang Selaput Otak

Author : dr Stephanie Pangau | Tuesday, 04 Agustus 2009 | View : 6614

dr. Stephanie Pangau, MPH

Hallo dr. Stephanie, apa kabar? Boleh iku bertanya kan? Begini Dok, saya mau bertanya tentang penyakit yang disebabkan kuman pneumococcal pneumoniae. Karena ada bayi tetangga saya yang baru berumur 6 bulan (laki-laki), terserang kuman ini dan mengalami radang otak sehingga harus dirawat di rumah sakit. Belum lagi bayi tersebut sekarang tampak tidak lincah lagi seperti sebelum sakit. Yang menjadi masalah saya Dok, saya punya anak bayi usia 5 bulan di rumah, saya ingin mencegah supaya bayi saya jangan terkena penyakit seperti ini, jadi pertanyaan saya:
1. Apa saja manifestasi bila terinfeksi bakteri/kuman pneumoccal?
2. Sejauh apa bahayanya bila terjadi radang selaput otak?
3. Apakah gejala-gejalanya?
4. Bagaimana cara penularannya?
5. Bagaimanakah pencegahannya, apakah perlu di-vaksinasi?
Atas perhatian dan jawaban dr. Stephanie, saya haturkan banyak terima kasih.
Nining
Cikarang,  Kabupaten Bekasi

IBU Nining yang baik, terimakasih atas pertanyaannya. Langsung saya jawab saja, ya...
1) Penyakit yang disebabkan kuman pneumococcus dikenal dengan Invasive Pneumococcal Diseases (IPD), manifestasi klinik dari infeksi kuman ini dapat berupa:
- radang selaput otak  
- radang paru atau pun radang lokal seperti sinusitis dan otitis media (radang telinga tengah)
2) Radang selaput otak adalah jenis IPD terparah karena terjadi peradangan di sekitar otak dan saraf tulang belakang.
Pada penderita yang mampu bertahan hidup sering didapatkan adanya
- kecacatan seperti gangguan koordinasi, kelumpuhan
- gangguan saraf seperti menurunnya daya ingat, menurunnya daya konsentrasi atau pun keseimbangan.
3) Gejala umumnya berupa sakit kepala, letargic, muntah, gelisah, panas, kaku kuduk, gangguan saraf otak, kejang, koma bahkan dapat menyebabkan kematian.
4) Cara penularannya:
Streptococcus pneumoniae         menular melalui ludah atau udara yang dengan cepat bisa masuk ke dalam aliran darah serta merusak jaringan.
5) Pencegahan adalah langkah yang paling tepat untuk menghindar dari penyakit IPD.
Vaksinasi adalah salah satu upaya pencegahan yang paling baik dan efektif, karena dengan pemberian vaksinasi ini dapat menimbulkan efek yang langsung dan tidak langsung.
Pada efek langsung   anak dapat memiliki kekebalan spesifik terhadap serangan bakteri streptococcus pneumoniae, sedangkan pada efek tidak langsungnya dengan cara memotong rantai penyebaran kuman dari anak kepada orang dewasa.
Sayangnya di beberapa negara berkembang seperti Indonesia, pemberian vaksin pneumococcus pada bayi dan anak-anak masih kurang terkenal dibandingkan dengan vaksinasi konvensional seperti DPT, Hib, Hepatitis A dan B, MMR dan varicella padahal risiko penyakit yang disebabkan bakteri streptococcus ini tak kalah menakutkan.
Demikianlah jawaban kami, Tuhan memberkati Ibu Nining dan keluarga. Salam hormat.

Comments

Lainnya

Arsip :2014201320122011201020092008
Mata Hati
ilustrasi pendeta.jpg
Menapak tilas pelayanan Mikha bin Yimla, sang nabi yang sendirian karena mengatakan kebenaran, sangatlah menarik. Dalam rencana penyerbuan raja Aram untuk ..
Konsultasi Teologi
kekecewaan-hidup.jpg
Follow Twitter bigmansiraitCHARLIE yang dikasihi Tuhan, memahami hidup ini secara utuh bukan hal yang mudah, apalagi untuk mengerti secara tuntas apa yang ..
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2014 Tabloid Reformata. All rights reserved . Visit: 16.852.179 Since: 14.11.05
Online Support :