User ID Kata Sandi
Google reformata.com
 
Gambar Wajah Di Planet Mars  |  Dimulai, Pembangunan Gedung Baru UKI  |  Persekongkolan Negara Dan Massa Anarkis  |  Suplemen Kalsium Tingkatkan Risiko Serangan Jantung  |  Pemerintah 'tak Hargai' Kebebasan Beragama  | 

News

10 December 2009

Amerika: Bin Laden harus ditangkap

Komandan pasukan Amerika Serikat di Afghanistan mengatakan, Al Qaida tidak akan dikalahkan kecuali pemimpinnya Osama bin Laden tertangkap atau terbunuh.

Dalam sidang dengar pendapat di Kongres, Jenderal McChrystal mengatakan, Bin Laden menjadi "figur ikon"

Dia mengatakan pengerahan 30.000 tentara tambahan ke Afghanistan oleh Presiden Barack Obama berarti adanya kemungkinan keberhasilan untuk menangkapnya.

Namun dia mengatakan misi ini "sangat sulit" dan dalam 18 bulan mendatang akan sangat penting.

"Saya kira kita tidak dapat mengalahkan Al Qaida kecuali dia tertangkap atau terbunuh, " ujar Jenderal McChrystal.

"Saya yakin dia adalah figur ikon saat ini yang menjadi andalan keberhasilan Al Qaida dan jaringannya di dunia," katanya.

Jenderal McChrystal mengatakan terbunuhnya atau tertangkapnya Bin Laden tidak akan mengakhiri Al Qaida namun gerakan itu tidak dapat dibasmi kalau Bin Laden masih eksis.

Pemimpin militan ini diyakini hidup di perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan.

Ongkos signifikan

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates pekan lalu mengatakan, para pejabat tidak memiliki informasi dapat dipercaya mengenai keberadaan Bin Laden selama "bertahun-tahun".

Osama bin Laden diduga berada di perbatasan Pakistan-Afghanistan

Jenderal McChrystal mengatakan dalam sidang Kongres bahwa 18 bulan mendatang akan penting di Afghanistan namun dia tidak memperkirakan perlu tentara tambahan untuk menyelesaikan tugas ini.

Dia mengatakan pasukan koalisi menghadapi "pemberontakan yang kompleks dan kuat" serta warga Afghanistan kurang percaya kepada pemerintahnya.

"Sukses akan tergantung komitmen kuat dan adanya ongkos yang signifikan," katanya kepada Komite Angkatan Bersenjata DPR Amerika Serikat.

Panglima pasukan Amerika di Afghanistan ini mengatakan 30.000 tentara tambahan akan "memberik kita kemampuan untuk membalikkan momentum pemberontakan dan menghentikan akses Taliban ke masyarakat yang mereka perlukan untuk bertahan," katanya.

sumber:BBC

Others

Baca Gali Alkitab  •  Bincang-Bincang  •  Buku SMK  •  Cover Story  •  Daily News  •  Dari Redaksi  •  Editorial  •  English  •  Garam Bisnis  •  Gereja & Masyarakat  •  Hikayat  •  Jejak  •  Kawula Muda  •  Khas  •  Khotbah Populer  •  Konsultasi Hukum  •  Konsultasi Keluarga  •  Konsultasi Kesehatan  •  Konsultasi Theologi  •  Kontroversi  •  Kredo  •  Laporan Khusus  •  Laporan Utama  •  Leadership  •  Manajemen Kita  •  Mata Hati  •  Mata Mata  •  Muda Berprestasi  •  News  •  Opini  •  Peluang  •  Podcast  •  Profil  •  Resensi Buku  •  Resensi Kaset  •  Senggang  •  Suara Pinggiran  •  Suluh  •  Ungkapan Hati  •  Varia Gereja  • 
Copyright © 2004-2010 REFORMATA. All rights reserved .
Visit: 1.299.572 Hit: 1.857.317 Since: 14.11.05 | 0.8552 sec | TOP
Online Support :