REFORMATA.com - Bebannya menjadi konselor berawal dari pembentukan keluarga asalnya yang bermasalah. Julianto dibesarkan oleh seorang ibu yang mengalami masalah depresi ringan dan seorang ayah pecandu alkohol.
“Mengapa tidak ada bantuan khusus dari gereja? Pelayanan seperti apa yang dapat membantu keluarga-keluarga yang mengalami gangguan kesehatan mental, serta konflik dalam pernikahan?” pertanyaan-pertanyaan ini semakin meng-ganggu Julianto, dan dia ingin menemukan jawaban.
Jawaban itu akhirnya baru ditemukan suami Roswitha dan ayah dari Josephus dan Moze ini, saat studi konseling di tahun 1991 di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. “Konseling adalah alat bantu yang terbukti dipakai di seluruh dunia. Konseling sangat baik dalam mendampingi masalah-masalah pernikahan dan kesehatan mental. Ilmu konseling sangat berkembang, dan kaya dengan metode-metode yang baik”, ungkap pria ..
read more »