Korban Bom Napalm 1972 Yang Percaya Yesus Jalan Keselamatan

Author : Nick Irwan | Tue, 12 April 2016 - 16:19 | View : 779

Reformata.com- Pada tahun 1972 sebuah bom napalm meledak di wilayah Trang Bang, Vietnam Selatan. Seorang gadis berumur 9 tahun bernama Kim Phuc terekam kamera seorang pewarta foto yang kemudian berhasil menggugah dunia betapa dahsyatnya perang Vietnam kala itu.

Tubuh Kim Phuc yang sudah dipenuhi luka bakar dan sudah divonis dokter tidak mempunyai kesempatan hidup langsung dikirim ke kamar mayat 3 hari lamanya.

Berdasarkan wawancara dengan seorang rerporter bernama  Wendy Griffith dari Christian Broadcast Network (CBN), Kim bercerita bahwa kebesaran Tuhan sedang bekerja untuknya pada saat itu.

“Saya belum mati. Tuhan punya rencana bagi saya, Dia masih belum menyelesaikan hidup saya,” ujar Kim seperti dikutip dari CBN.

Lebih lanjut Kim berkisah bahwa ia terus memanjatkan doa dalam kesakitannya saat itu. Di usia ke 19, Kim kemudian mempelajari agama Kristen, tepat di Natal 1982 Kim resmi menjadi pengikut Kristus.

“Dan ketika saya membaca Yohanes 14:6, saya benar-benar bingung,” ujar Kim. Kim juga dalam kisahnya menyatakan bahwa ia tidak menaruh dendam kepada orang yang telah memberinya rasa sakit itu. Kim mencontoh Tuhan Yesus yang walau disalib Ia tetap berdoa untuk orang-orang yang telah menyalibkan-Nya itu.

“Tuhan bantu saya untuk melakukan  hal yang sama seperti yang Kau lakukan. Dan saya mulai berdoa, semakin saya berdoa semakin hati saya menjadi lembut,” kisah Kim.

Kim yang saat ini sudah berusia 53 tahun mengatakan bahwa foto yang meraih penghargaan Pulitzer itu menjadi hadiah buatnya. Ia dapat bekerja untuk kebaikan Tuhan dan perdamaian dunia.

Peristiwa bom napalm yang dijatuhkan oleh militer tentara Vietnam Selatan di wilayah Trang Bang, diabadikan oleh Huynh Cong Ut (Nick Ut) seorang pewarta foto dari Associated Press (AP). Pada tahun 1973 foto yang sangat terkenal ini berhasil memenangkan Pulitzer, sebuah penghargaan bagi karya  fotografi jurnalistik tertinggi di dunia, dalam klasifikasi ‘Terror of War’. Nick Ut mulai berkarya sebagai seorang pewarta foto di usia 16 tahun, tak lama berselang setelah kematian kakak kandungnya di medan pertempuran Vietnam saat menjalankan tugas sebagai pewarta foto dari kantor berita yang sama.

Komentar

Top