Cerminkan Toleransi, Kampung Sawah Akan Diresmikan Sebagai Kampung Pancasila

Author : Ronald | Thu, 4 August 2016 - 19:17 | View : 972

Reformata.com, Bekasi- Praktik toleransi yang ditunjukkan oleh masyarakat Kampung Sawah rupanya mendorong Walikota Bekasi Rahmat Effendi untuk mengesahkan wilayah tersebut menjadi ‘Kampung Pancasila’.

Rahmat menuturkan bahwa pendeklarasian Kampung Sawah yang terletak di Kelurahan Jatimurni, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, sebagai Kampung Pancasila merupakan keinginan dari masyarakat setempat mengingat keragaman suku, agama, dan ras, yang hidup berdampingan dengan menjunjung tinggi nilai kerukunan.

“Sebelumnya masyarakat ingin menjadikannya sebagai kampung persaudaraan, tetapi persaudaraan adalah suatu hal perwujudan dari Pancasila,” ujar Rahmat yang akrab disapa 'Bang Pepen', saat memberikan sambutan di acara pembukaan perlombaan Desa dan Kelurahan, di Kelurahan Jatimurni, Pondok Gede, Senin (1/8).

Rahmat menambahkan, toleransi yang telah terbangun lama ikut menjadikan Kampung Sawah sebagai daerah percontohan bagi daerah-daerah lainnya dalam menjaga keragaman masyarakatnya.

“Tidak hanya daerah yang berada di indonesia, Luar Negeri pun sering berkunjung ke indonesia, terakhir Dubes Amerika Serikat berkunjung ke kampung sawah,” tutur Rahmat seperti dilansir Bekasiurbancity.com.

“Kampung Sawah merupakan miniatur NKRI yang terdiri dari bermacam macam ras agama dan suku semua ada di kota bekasi dan tercermin di kampung sawah,” imbuhnya lagi.

Dikesempatan yang sama pula Kelurahan Jatimurni akan maju untuk bertanding mewakili Provinsi Jawa Barat dalam lomba Desa dan Kelurahan tingkat Nasional.

”Kita mengandalkan Kelurahan Jatimurni dengan masyarakatnya yang heterogen, dan ketoleransiannya yang sudah terbentuk berpuluh tahun,” ungkap Rahmat.

Sang Walikota juga berharap, nilai keragaman dan toleransi tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi
Jatimurni dan Kota Bekasi, serta dapat menjadi pendorong dalam menjuarai lomba Desa dan Kelurahan tingkat Nasional.

Kampung Sawah terletak di Kelurahan Jatimurni, Pondok Gede, Kota Bekasi. Masyarakat yang bermukim di wilayah tersebut didominasi oleh warga keturunan Betawi. Selama puluhan tahun masyarakat di tempat itu hidup rukun ditengah perbedaan agama, suku, dan budaya, sehingga menjadikan kawasan ini sebagai contoh dari penerapan semangat toleransi bagi daerah lain di Indonesia. (dbs).

Komentar

Top