Apa Itu Sakit Kepala Cluster?

Author : dr Stephanie Pangau | Mon, 15 August 2016 - 08:57 | View : 746
headache-2459907.jpg


Dok, saya ingin bertanya tentang penyakit kakak saya, dia seorang lelaki berusia 29 tahun, belum menikah, punya kebiasaan buruk seperti suka merokok & minum alkohol bertahun-tahun dan juga pernah memakai obat-obat narkotik selama kira-kira 2 tahunan saat dia berusia 25 tahunan sampai dengan berusia sekitar 27 tahunan tapi kemudian menurutnya dia sudah berhenti karena pernah hampir meninggal oleh karena over dosis dan untungnya dia masih tertolong. Tapi sejak saat itu yaitu mulai usianya yang ke 27 tahun tersebut dia mulai mengeluh sering mendadak sakit kepala sebelah kiri yang luar biasa tajam menusuk nusuk bahkan kadang rasanya seperti panas terbakar yang merambat ke bola mata kiri dan mata menjadi merah dan bengkak ,sampai terasa  seperti mau tercabut keluar . Kalau sedang  keadaan seperti itu kasihan sekali melihat penderitaan kakak saya.., dia akan terlihat sangat gelisah, tidak bisa tiduran karena dalam posisi tidur dia akan merasa tambah sakit, justru yang dia lakukan adalan berayun - ayun maju mundur dalam posisi duduk , menurut dia rasanya lebih tertolong. Walaupun sakitnya juga akan terus menjalar ke tempat lain seperti pada pundak , wajah dan leher . Disaat seperti itu matanya yang sakit terlihat jadi mengecil dan berair dan dari hidungpun keluar cairan seperti ingus .
Lamanya dia mengalami sakit ini bisa sampai sekitar 3 bulanan, sekalinya serangan datang seperti orang sakit migrain karena hanya sebelah kepala yang sakit, lama serangan sekitar 2 jam, dalam sehari bisa 3 sampai 4 kali serangan yang selalu berulang dalam waktu yang sama, kalau saya perhatikan, biasanya dimulai disekitar jam 10 malam  dengan beberapa kali serangan dan akan berakhir disekitar jam 7 pagi,  dan umumnya setelah 3 bulan sakitnya itu,  tiba-tiba bisa menghilang mendadak sama juga seperti munculnya yang selalu dadakan .Bila sakit tersebut menghilang, Kakak akan merasa sakitnya sembuh sama sekali . Namun herannya lagi ,sakit yang mengerikan itu bisa muncul lagi kira - kira 6 bulan kemudian dengan keadaan yang mirip dengan serangan sakit kepala yang lalu dan keadaan itu terus berlanjut sampai usia kakak sekarang ini sudah 29 tahun . Kakak saya sudah pernah berobat ke dokter umum maupun dokter ahli saraf dan menurut dokter - dokter tersebut, kakak saya terkena sakit kepala cluster (sayapun baru mendengar nama penyakit kepala ini ).

Pertanyaan saya :

1. Apakah sakit kepala cluster itu ?
2. Apa saja gejalanya?
3. Apa penyebabnya  dan faktor resikonya ?
4. Bagaimana pengobatannya ?
5. Apakah penyakit ini bisa sembuh dok ?
6. Bagaimana pencegahannya ?

Atas jawaban dokter Steph yang sangat saya nantikan, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih. Tuhan memberkati dokter dan keluarga.

Erna L ,22 tahun ( adik perempuan satu - satunya dari yang bersangkutan ).
Di Pondok Gede, Bekasi.

 

Dear Erna L, ini jawaban saya :
1. Definisi Sakit kepala cluster adalah : satu dari tipe sakit kepala yang paling menyakitkan.
     Salah satu ciri yang jelas terlihat dari penyakit ini adalah sakit kepala terjadi dalam siklus atau
     rangkaian periode cluster - misalnya dari yang mingguan ke bulanan, biasanya terdiri dari periode
     saat serangan sakit kepala berhenti. Pola serangan dari satu orang ke orang lain sering bervariasi,
     namun umumnya orang mengalami satu atau dua periode cluster dalam setahun .

2. Gejala sakit kepala cluster :
     - Serangannya mendadak tanpa peringatan sebelumnya
     - Sakit hebat, terutama pada atau sekitar mata yang bisa menjalar ke daerah lain pada wajah,
       Kepala, leher dan pundak .
     - Sakit pada satu sisi
     - sangat gelisah
     - Air mata bercucuran  dari mata yang sakit
     - Mata menjadi merah dan bengkak sebagai side effect pada wajah
     - Ingus atau lendir yang meleleh dari hidung sebagai side effect sakit yang menjalar pada wajah
     - Wajah menjadi pucat dan banyak berkeringat
     - diameter pupil akan mengecil
     - Kelopak mata yang turun
     Jadi perlu kita mengerti kalau sakit kepala cluster itu terasa sangat tajam, menusuk bahkan seperti
      membakar. Orang sakit bisa merasakan seperti ada alat pengorek api pada mata yang panas
      bahkan bola mata serasa terdorong keluar .
      Orang dengan sakit kepala cluster akan menunjukkan rasa yang sangat tidak nyaman dan untuk
      mengurangi rasa sakit orang dengan kondisi ini suka duduk dengan berayun maju - mundur untuk
      mengurangi rasa sakitnya sama seperti yang dilakukan kakak Erna. Mereka memang lebih suka
      posisi duduk dibandingkan posisi tidur karena akan meingkatkan rasa sakit pada kepala.
     
     Karakteristik periode cluster menurut penelitian biasanya berakhir dari satu sampai 12 minggu.
     Tanggal mulai dan durasi masing - mading periode cluster mungkin akan sama dari periode ke
     periode , misalnya ,periode cluster yang terjadi musiman pada negara dengan 4 musim ,
     seperti kambuh pada setiap musim semi atau musim gugur .
     Banyak orang mengalami sakit kepala cluster yang berkelanjutan , artinya sakit kepala cluster ini
     terjadi untuk satu bulan ke tahun, periode berhentinya rasa sakit juga antara 6 sampai 12 bulan
     sebelum sakit kepala cluster muncul kembali. Periode kronis bisa berlanjut lebih dari setahun,
     atau periode berhentinya bisa juga berakhir lebih singkat dari sebulan .
     - Saat terjadi periode cluster maka :
     * Sakit kepala akan menyerang setiap hari ,bahkan bisa terjadi beberapa kali dalam sehari
     * Setiap serangan bisa terjadi antara 15 menit sampai sekitar 3 jam.
     * Serangan terjadi pada waktu yang sama setiap 24 jam.
     * Jam serangan sakit kepala cluster umumnya terjadi berkisar antars jam 9 malam dan jam 9 pagi .
     Rasa sakitpun biasanya akan berakhir  secara mendadak sama seperti munculnya. Sehingga
     setelah serangan berakhir, banyak orang akan terbebas sepenuhnya dari rasa sakitnya selain tubuh
     akan terasa sangat capek.

3.  Penyebab dan faktor resiko :

     Penyebab :
     Sampai saat ini, penyebab pastinya sakit kepala cluster belum diketahui .
     Namun ada beberapa keadaan yang dapat menyebabkan sakit kepala cluster, antar lain :
     - Kemungkinan abnormalitas pada hypothalamus di otak turut berperan .
     Serangan sakit kepala cluster terjadi seperti rutinitas dan siklus periode cluster sering mengikuti
     musim dalam setahun. Dikatakan kalau pola seperti ini menunjukkan pola jam biologis tubuh turut
     terlibat. Jam biologis tubuh manusia terdapat pada hypothalamus yang letaknya di tengah otak .
     Dalam penelitian didapatkan bila terjadi peningkatan aktivitas pada hypothalamus akan dapat
     memicu terjadinya sakit kepala cluster .

    - Hormon.
      Umumnya pada penderita sakit kepala cluster didapatkan ketidak normalan kadar beberapa hormon       tertentu ,misalnya pada hormon melatonin dan cortisol saat serangan terjadi .
    - Neurotransmiter.
      Adanya beberapa perubahan kadar reaksi kimiawi yang membawa impuls saraf
      pada otak seperti serotonin diduga dapat menyebabkan terjadi sakit kepala cluster.
    
    Yang kita harus waspada adalah sekalinya periode cluster menyerang, jauhilah alkohol , termasuk
     juga penggunaan obat - obat medis seperti nitroglycerin,obat yang dipakai untuk mengatasi penyakit
     jantung maupun beberapa obat yang lain karena dapat memperberat keadaan penyakit.

    Faktor Risiko :
  * Laki - Laki .
     Dari penelitian ternyata lelaki lebih beresiko untuk terkena sakit kepala cluster  dibandingkan pada
     perempuan .
   * Orang dewasa .
      Umumnya sakit kepala cluster ini muncul pada  akhir usia 20 tahunan , namun
       bisa juga terjadi pada umur berapa saja .
    * Merokok .
       Banyak perokok kronis yang terserang sakit  kepala cluster .
    * Riwayat Keluarga.
       Risiko sakit kepala cluster dapat meningkat jikalau orang tua atau saudara kandung ada yang
       menderita sakit ini .
  4. Pengobatan :
     -Sampai saat ini belum ada drug of choice untuk sakit kepala cluster .
     Tujuan pengobatan ( simtomatik dan profilaktik) hanya untuk menolong mengurangi rasa nyeri
      hebat serta memperpendek lamanya serangan atau mengurangi frekwensi dan intensitas
      eksaserbasi sakit kepala cluster.
      -cara pemberian obat simtomatik yang terbaik untuk mengatasi sakit kepala cluster yang sering
       datang mendadak harus yang bisa diberikan dengan segera dan cepat, misalnya dengan cara di
       suntik atau dengan inhaler daripada diberikan secara oral atau minum tablet yang reaksinya akan
       lebih lambat.
 
5. • Umumnya sakit kepala cluster adalah masalah seumur hidup .
      • Dari penelitian dikatakan 80% penderita dengan sakit kepala cluster akan mengalami kekambuhan
       ( serangan berulang ).
      • 4 - 13 % penderita dengan Sakit kepala cluster tipe episodik dapat berubah menjadi tipe kronik.
      • 12% penderita dapat mengalami remisi spontan dan bertahan lama, terutama pada sakit kepala
       cluster yang tipe episodik.
      • Pada penderita pria dengan sakit kepala cluster tipe episodik prognosenya akan lebih jelek .
 
 6. Pencegahan :
       Oleh karena penyebab sakit kepala cluster belum diketahui maka belum diketahui juga bagaimana
       mencegah serangan pertama kali dari penyakit ini selain berusaha menghindar dari faktor - faktor
      resikonya seperti yang sudah dijelaskan diatas .

Demikianlah jawaban kami Erna, kiranya dapat menolong .
TUHAN Memberkati .

Salam hormat,
dr. Stephanie Pangau MPH.

Komentar

Top