Menyoal Darah Kental

Author : dr Stephanie Pangau | Tue, 17 March 2015 - 11:58 | View : 1256
menyoal-darah-kental.jpg

Dokter Steph apa khabar nih? Sebelum bertanya saya ingin terlebih dahulu mengucapkan Selamat Natal 2014 dan Selamat  Tahun Baru 2015, kiranya Tuhan selalu beserta dan memberkati dokter dan keluarga.

Dok, suami saya berusia 55 tahun, punya penyakit tekanan darah tinggi sejak 2 tahun belakangan ini tapi untung cukup terkendali setelah minum obat dari dokter. Tapi yang jadi masalah sewaktu cek laboratorium ternyata dari hasil darah yang diperiksa ketahuan kalau kadar kolesterol total, LDL dan trigliseridanya cukup tinggi sehingga oleh dokter beliau diberi obat untuk maksud menormalkannya. Dokter juga mengatakan kalau darah suami saya kental sehingga harus minum obat pengencer darah untuk mencegah terjadi stroke atau serangan jantung.

Pertanyaan saya :

  1. Apa yang dimaksud dengan darah kental itu dok ?
  2. Mengapa kekentalan darah bisa menyebabkan terjadi stroke atau serangan jantung?
  3. Apa tanda-tanda atau gejala-gejala orang dengan kekentalan darah ?
  4. Faktor-faktor apa saja yang bisa memperburuk keadaan pada orang dengan kekentalan darah ?
  5. Bagaimana pencegahan dan mengobatinya ?

Atas  jawaban dr. Stephanie , banyak terima kasih.

Teriring salam kasih,

Ibu Martha D

Slipi, Jakarta.

Ibu Martha yang kekasih, terima kasih untuk ucapannya, kiranya ibu dan keluarga senantiasa disertai dan diberkati Tuhan dalam kehidupan khususnya dalam masa natal 2014 ini dan tahun baru 2015 yang akan segera datang.

Jawaban atas pertanyaan ibu sebagai berikut :

  1. Yang dimaksud dengan kekentalan darah bukan berarti kalau darahnya dalam kondisi kental melainkan menunjukkan adanya suatu proses terbentuknya pembekuan (agregasi) dalam pembuluh darah yang dikerjakan oleh sel pembeku darah yang disebut trombosit beserta faktor-faktor pendukungnya, yaitu sistem pembekuan darah, itu sebabnya kita jangan salah mengerti terhadap istilah kekentalan darah. Untuk mengetahui keadaan ini maka yang perlu diperiksa bukanlah faktor trombosit atau platelet cellnya tetapi yang wajib diperiksa adalah sel pembeku darah dan agregasi atau proses pembekuannya misalnya apakah prosesnya terlalu cepat  ( jadi pada fungsinya ), sebab bila prosesnya terlalu cepat maka pasti akan terlihat jumlah trombosit yang berlebihan.
  2. Benar, kekentalan darah (dalam maksud medis) bisa mengakibatkan stroke maupun gangguan jantung koroner seperti serangan jantung sebab pada keadaan darah yang sudah kental oleh karena trombosit yang berlebihan dan saling nmelekat satu dengan yang lain   ditambah lagi dengan adanya kelainan lain dalam darah misalnya kadar kolesterol dan trigliseride yang tinggi akan semakin menjadi pemicu untuk aliran darah menjadi lambat dan tidak lancar karena adanya lemak dalam darah membuat sifat darah menjadi semakin kental. Hal ini akan mengakibatkan aliran darah dalam system pembuluh darah akan memperlemah kerja otot jantung sehingga pasokan oksigen keseluruh tubuh termasuk keotak akan menjadi terlambat, padahal pembuluh darah otak paling peka terhadap pasokan oksigen yang kurang, yang dalam hitungan jam bisa berakibat stroke dan kematian, selain itu juga bila kadar oksigen kurang kejantung bisa menyebabkan kematian oleh karena terjadi serangan jantung koroner.
  3. Tanda-tanda atau gejala orang dengan kekentalan darah antara lain : sering sakit kepala, migrain atau vertigo, sering ngantuk, juga bisa terjadi gangguan pada telinga (berdenging atau menjadi tuli mendadak) dan mata.
  4. Faktor-faktor yang bisa memperburuk terjadinya kekentalan darah antara lain faktor keturunan (jarang), pola makanan yang salah, tidak variatif dan tidak sehat serta tidak alami termasuk senang makan makanan yang beku, berlemak ataupun manis-manis selain juga bisa diperberat oleh kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman keras (alkohol) tapi kurang minum air, makan buah-buahan segar ataupun sayuran yang segar dan bersih.
  5. Untuk mencegah terjadi kekentalan darah yang paling sederhana adalah dengan membiasakan makan dengan pola yang sehat,segar, alami dan bersih. Kurangi makanan yang terlalu berminyak atau berlemak ataupun terlalu banyak yang manis-manis,perbanyak minum air, rajin berolah raga teratur, jangan merokok dan jangan minum banyak alkohol serta jangan terlalu stress dalam menjalani hidup. Sedangkan untuk mengobati kekentalan darah bisa dengan obat antikoagulan (anti penggumpalan darah) tetapi harus dengan konsult dokter.

Demikian jawaban kami kiranya bisa menjadi berkat. TUHAN Memberkati .

Komentar

Top