Pasca Tragedi Bom Gereja Oikumene, Aliansi Ormas Kaltim Bersatu Gelar Doa Bersama

Author : Kontributor | Mon, 14 November 2016 - 21:30 | View : 1139

Reformata.com, Samarinda- Aliansi Ormas Kaltim Bersatu mengadakan aksi penyalaan lilin dan doa bersama bagi kedamaian dan keutuhan Indonesia. Aksi tersebut sebagai respon masyarakat Kalimantan Timur  melawan bentuk Teror dengan cara yang Damai. Menurut keterangan dari Ketua Umum Gerakan Pemuda Dayak Kalimantan Timur, Erika Siluq lewat pesan singkatnya kepada Reformata (14/11/16), aksi yang dilaksanakan di tepian Samarinda depan kantor gubernur, Patung Pesut, Samarinda, dihadiri para tokoh agama yang secara bergiliran memanjatkan doa serta dihadiri pula oleh segenap organisasi massa di Wilayah Kalimantan Timur.

“Acara ini lintas Suku dan lintas agama. Dihadiri seluruh tokoh agama yang berdoa bersama bergiliran. Seluruh ormas Kaltim yang tergabung dalam aksi ini, menamakan Aliansi Ormas Kaltim Bersatu,” demikian pesan singkat Erika, Senin malam (14/11/16) kepada Reformata.

Sebelumnya, pelbagai reaksi dari segenap elemen masyarakat terutama dari lembaga keumatan dan para tokoh agama Kristen mengecam keras peristiwa yang merenggut 4 korban dengan luka bakar, 1 korban yang masih balita bernama Intan Olivia Marbun (2,5 tahun) kemudian menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit wilayah Samarinda, Senin dini hari, (14/11/16).

Ucapan belasungkawa pun mengalir deras kepada keluarga yang ditinggalkan, terutama yang terjadi di sosial media. Para Netizen pun tidak lupa berdoa bagi kesembuhan anak-anak korban bom molotov yang masih dirawat di rumah sakit.

*Nick Irwan

Komentar

Top