Pendeta Gunakan Obat Anti Serangga Untuk Penyembuhan

Author : Ronald | Thu, 24 November 2016 - 18:20 | View : 1012

Reformata.com, Afrika Selatan- Seorang Pendeta di Afrika Selatan bernama Lethebo Rabalango menimbulkan kehebohan besar setelah beredarnya foto-foto saat dirinya sedang menyemprotkan obat serangga ke muka jemaatnya, sebagai bagian dari upaya penyembuhan. Pendeta kontroversial yang juga mengaku nabi ini diketahui memimpin sebuah gereja Kristen beraliran karismatik bernama Majelis Umum Gunung Zion (MZGA), di Provinsi Limpopo. Ia mengatakan, obat serangga jenis semprot itu memiliki kekuatan penyembuhan, seperti dirilis BBC News, Selasa (22/11).

Dari  foto-foto di laman Facebook gereja tersebut, terlihat Rabalango melakukan ritual penyembuhan tak lazimnya itu dengan cara menyemprotkan obat serangga ke sejumlah bagian tubuh jemaatnya, termasuk mata.

Kepada seorang wartawan BBC di Johannesburg, Pendeta ini mengaku bahwa ia menyemprot mata seorang jemaat perempuannya karena sang jemaat menderita infeksi di bagian mata.

“Perempuan itu baik-baik saja karena ia percaya kepada kekuatan Tuhan,” ujar Rabalango. “Sejumlah orang datang dengan luka-luka namun kami semprot mereka dan mereka sembuh," imbuhnya lagi.

Pendeta berusia 24 tahun ini mengatakan bahwa metode penyembuhan yang dilakukannya tidak terinspirasi dari hal atau kejadian apapun. Di lain sisi ia menambahkan bahwa obat serangga berkhasiat menyembuhkan pelbagai penyakit mematikan seperti Kanker, maupun membunuh virus HIV.

“Saya hanya yakin kepada Tuhan untuk semua hal,” kata Rabalango.

Merespon kejadian ini pemerintah setempat telah membentuk sebuah komisi untuk menyelidiki metode ‘penyembuhan’ aneh yang dilakukan Rabalango. Belakangan diketahui, tak hanya kali ini saja Rabalango pernah mempraktikkan metode penyembuhan yang tak lazim kepada jemaatnya. Beberapa waktu sebelumnya sebuah media online Nigeria melaporkan bahwa ada seorang jemaat wanita yang tewas usai ditindih menggunakan sebuah speaker berukuran besar. Tak hanya meletakkan speaker di atas tubuh jemaat malang tersebut, Rabalango bahkan ikut mendudukinya. Ia menjelaskan semua itu dilakukan untuk membuktikan kekuatan Tuhan.

Komentar

Top