Momen Natal Harus Jadi Pendorong Untuk Makin Giat Melayani

Author : Chandra | Sat, 24 December 2016 - 00:21 | View : 246
natal-mapphi-dan-pewarna.jpg
Pewarta Nasrani saat membacakan Firman Tuhan di acara perayaan natal yang diadakan oleh advokat senior, John S.E Panggabean SH.,MH, di Hotel John Pardede Internasional, Cikini, Jakarta (23/12/2016). Foto: Ronald

Reformata.com, Jakarta- Setiap orang memaknai dan merayakan Natal dengan pelbagai cara. Bagi seorang Jhon S.E. Panggabean S.H., M.H, seorang pengacara yang aktif dalam pelayanan, Natal dimaknai sebagai momentum untuk tambah melayani Tuhan. Hal itu dikatakan Bang Jhon, panggilan akrab dari John Panggabean, saat mengadakan acara syukur dan ibadah Natal bersama kolega dan para Pewarta Nasrani di Hotel Jhony Pardede Internasional, Raden Saleh, Jakarta (23/12).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Peduli Penegakan Hukum Indonesia (MAPPHI) ini mengatakan alasannya terkait acara tahunan yang sudah dilaksanakan berulang kali bersama para pekerja media tersebut. Pada kesempatan yang sama ia juga mengajak untuk terus bersyukur karena kelahiran Tuhan Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia, jadi sudah sepantasnya manusia senantiasa bersyukur.

"Jika Tuhan masih memberi kesempatan merayakan kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang telah datang ke dalam dunia ini menebus dosa umat manusia, tentu membuat kita patut bersyukur," jelas bang Jhon kepada awak media.

Sementara itu, pembawa firman Ev. Johny Pardede, seorang hamba Tuhan yang sudah bertobat mengatakan bahwa Natal bukanlah untuk berpesta pora, tetapi harus menjadi bagian reflektif bagi semua umat Kristen tentang kasih Tuhan.

"Apa yang kita perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti waktu Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 323)," Ujar Ev. Johny Pardede saat membawakan Firman Tuhan yang dikemas dengan kesaksian tentang perjalanan pelayanannya di pelbagai negara.

Lebih lanjut, Ev. Jhony Pardede juga mengatakan, sekalipun kehidupan ini carut marut sebagaimana bisa disaksikan tidak boleh menyurutkan rasa optimisme bagi mereka yang percaya padaNya. Hal itu dikatakannya karena ia senantiasa percaya dengan penyertaan Tuhan dalam setiap bagian kehidupan manusia.

"Kita songsong Tahun Baru 2017 penuh dengan pengharapan di dalam Tuhan," tutup hamba Tuhan yang sudah menetap di Australia itu.

Editor: Nick

Komentar

Top