Siswa SKM Asal Papua Diproyeksikan Menjadi Guru Melalui TC UPH

Author : Nick Irwan | Wed, 18 January 2017 - 19:42 | View : 263

Reformata.com, Jakarta- Sembilan siswa dari Sekolah Kristen Makedonia yang lulus seleksi tahap pertama  penerimaan di Teachers College Universitas Pelita Harapan (TC-UPH). Tiga diantaranya merupakan siswa binaan SKM yang berasal dari Papua. Ketiga siswa itu akan diproyeksikan secara kusus untuk tenaga guru di SKM Papua kelak setelah lulus dari TC. Di temui di kantornya, Wisma Bersama, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (17/01), Koordinator Wilayah Papua dari Yayasan MIKA, Bram Martin, menambahkan bahwa ketiga siswa SKM asal Papua tersebut merupakan putra-putri daerah asli yang berasal dari Papua.

"Perjalanan panjang penerimaan sudah dilewati para siswa itu, untuk diterima di Sekolah Kristen Makedonia, Ngabang,Kalimantan Barat. Mereka terseleksi untuk menempuh pendidikan di SKM. Setelah lulus dari SKM, para siswa ini kemudian mengikuti ujian di Perguruan Tinggi (TC-UPH). Kelak lulus dari TC-UPH, mereka akan mengabdi untuk membangun Papua lewat pendidikan lewat SKM papua yg akan dibangun di Jayapura," jelas Bram Martin yang sudah lama berkelana di pelosok Papua untuk pelayanan.

Sebanyak 2 orang siswa dan seorang siswi lulusan SKM, asal Papua, rencananya akan diproyeksikan sebagai guru melalui pendidikan di TC-UPH. Berdasarkan keterangan dari Bram, ketiga lulusan SKM ini berasal dari dua wilayah yang berbeda di Papua. Mereka adalah Martina N. Yarisetauw asal Deprape, Jonas Fraser Nerofouw yang juga berasal dari Deprape, dan Steven David Ikari yang datang dari wilayah Ormu.

Komentar

Top