Sekjen DGD Temui Abbas Bahas Perdamaian Palestina Dan Israel

Author : Ronald | Fri, 3 March 2017 - 19:21 | View : 326

Reformata.com, Jenewa- Sekretaris Jenderal Dewan Gereja Dunia (World Churches Council/ WCC), Rev. Dr Olav Fykse Tveit, pada penghujung Februari lalu menemui Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, untuk membicarakan upaya perdamaian antara Palestina dan Israel. Pertemuan ini dilakukan sebelum Abbas berpidato di Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa, di Kota Jenewa, Swiss.

Seperti dilansir web resmi Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), dikutip dari situs WCC, pada kesempatan itu Tveit menjelaskan tentang inisiatif perdamaian dan rekonsiliasi yang dilakukan oleh WCC di wilayah Timur Tengah dan sekitarnya. Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa DGD sebagai persekutuan gereja-gereja hanya mendukung upaya damai, serta percaya bahwa perdamaian dapat tercipta jika dilakukan secara bersama-sama

“Kami percaya dan melihat bahwa gereja-gereja lokal dapat dan memainkan peran dalam mempromosikan perdamaian dan keadilan di kedua sisi konflik. Hal ini penting untuk memperkuat gereja dan kehadiran Kristen di daerah, sehingga bisa menjadi saksi yang kuat perdamaian,” tuturnya.

Dalam pertemuan itu Tveit menyinggung soal pengakuan PBB terhadap Israel sebagai sebuah Negara, sejak tahun 1948. Berdasarkan keterangannya, sejak saat itu pula DGD mengambil sikap yang sama yakni menegakan keputusan untuk mengakui kedua Negara. Ia melanjutkan dengan berbicara bahwa Majelis Umum DGD di tahun yang sama juga telah menyatakan bahwa anti-semitisme adalah sebuah dosa terhadap Allah.

“Kita harus bersikeras dan berkewajiban untuk menjamin hak asasi manusia dan kebutuhan untuk perdamaian dan kondisi hidup yang layak bagi semua. Ini adalah nilai moral keadilan dan perdamaian yang kita semua harus berkomitmen untuk itu. Kedua belah pihak akan diberkati oleh solusi yang langgeng, dan itu akan menjadi kontribusi penting bagi perdamaian dunia,” imbuh Tveit.

Sementara itu Presiden Palestina amat menyambut baik upaya perdamaian yang dilakukan oleh DGD. Mahmoud mengatakan bahwa DGD memegang peranan penting di Tanah Suci, terutama pendampingan terhadap umat Kristen Palestina. Ia juga berharap DGD dapat mendorong terciptanya keadilan dan perdamaian di Palestina tanpa kekerasan.

Komentar

Top