Siapapun Yang Terpilih Sebagai Gubernur DKI Nanti Keberadaan Rumah Ibadah Harus Terjamin

Author : Ronald | Mon, 17 April 2017 - 20:02 | View : 198

Reformata.com, Jakarta- Tiga hari lagi suara dari masyarakat Jakarta akan menentukan masa depan Ibukota. Dengan penduduknya yang datang dari latarbelakang heterogen, Jakarta tengah menanti sosok pemimpin yang bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik, yakni pemimpin yang adil dan mau berdiri di atas kepentingan semua golongan. Harapan untuk Jakarta yang lebih baik juga datang dari Tokoh Masyarakat Jakarta asal Sumatera Utara, Josmar Naibaho. Josmar berharap siapapun di antara Ahok ataupun Anies yang akan keluar sebagai pemimpin DKI mendatang maka keberadaan rumah ibadah, khususnya gereja, harus terjamin.

"Bagi rumah ibadah yang sudah lama berdiri sebaiknya tidak dibongkar atau ditutup, tapi difasilitasi memperoleh ijin. Pembongkaran tidak menjadi solusi melainkan menimbulkan masalah baru," ujar Josmar yang merupakan deklarator Forum Batak Marbisuk di Siaran Pers yang diterima Reformata, Senin petang (17/4/2017).

Menurut Josmar persoalan pendirian dan perizinan gereja masih menjadi sebuah “Pekerjaan Rumah” yang harus mendapat perhatian ekstra dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta kelak. Seperti diketahui, penutupan gereja masih terjadi di DKI Jakarta dan disebabkan oleh pelbagai masalah, baik terkait perizinan maupun intoleransi.

Ketika berbicara seputar pembangunan fisik Jakarta, Josmar juga meminta agar Pemerintah Provinsi DKI  dapat memberikan pembinaan terhadap kontraktor kecil-menengah dengan cara menghapuskan lelang konsolodasi.  

"Kita setuju bahwa kontraktor kecil-menengah harus dibina. Bagi yang tidak bisa menyesuaikan diri dan tidak bisa bekerja dengan baik, disingkirkan. Tapi bagi yang memiliki kinerja baik harus dibina,"kata Josmar. (nick).  *Ronald

Komentar

Top