WNI Di Jerman Gelar Aksi Solidaritas Untuk Pancasila

Author : Ronald | Mon, 15 May 2017 - 01:10 | View : 800

Reformata.com, Frankfurt- Menghangatnya suhu sosial-politik Indonesia belakangan ini menuai keprihatinan dari masyarakat Indonesia yang mendiami sejumlah wilayah di penjuru nusantara. Di beberapa tempat seperti Jakarta, Manado, Bali dan kota besar lainnya, sejumlah besar rakyat Indonesia ambil bagian dalam aksi penyalaan lilin sebagai wujud dukungan mereka terhadap penegakan hukum di Indonesia, serta upaya mempertahankan landasan ideologis bangsa, Pancasila. Aksi serupa turut pula dilakukan oleh komunitas diaspora Indonesia yang ada di Jerman. Pada Sabtu petang waktu setempat (13/5/2017), sebanyak 150 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang dari sejumlah kota di Jerman berkumpul bersama untuk ikut serta dalam “Aksi Solidaritas untuk Keadilan dan Pancasila”, yang diadakan di kota Frankfurt.

“Dasarnya aksi solidaritas hari ini di Frankfurt adalah untuk menyatakan aspirasi kami, diaspora Indonesia di Jerman, melalui doa, nyanyi lagu nasional Indonesia, penyalaan lilin, untuk keadilan di Indonesia dan Kebhineka Tunggal Ika-an dalam masyarakat Indonesia. Selain itu, untuk mendukung penegakan hukum yang adil, termasuk dalam kasus pak Ahok, serta ditegakkannya Pancasila,” tulis Corry Priscilla (30) saat dihubungi Reformata melalui aplikasi messenger, usai aksi tersebut, Minggu dini hari waktu Indonesia (14/5/2017).

Corry merupakan satu dari sekian banyak WNI di Jerman yang sengaja datang ke Frankfurt untuk menyampaikan keprihatinan mereka atas situasi terkini di Tanah Air, melalui aksi solidaritas tersebut. Kepada Reformata mahasiswi Program Master dari sebuah universitas yang terletak di kota Fulga, Jerman, itu, menuturkan bahwa vonis yang dijatuhkan oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap Ahok ikut memunculkan kekagetan tersendiri bagi sebagian masyarakat Jerman, terutama bertalian dengan label toleran yang selama ini melekat kepada Indonesia.

“Sejauh yang saya tahu masyarakat Jerman sangat kaget akan situasi yang ada di Indonesia sekarang ini, melihat kasus tentang pak Ahok. Banyak juga yang tidak tahu persis situasi di Indonesia. Orang-orang yang ‘update’ berita, pasti akan terkejut karena mereka tahunya bahwa Indonesia adalah negara yang punya toleransi tinggi,” imbuh Corry, sembari menjelaskan bahwa keterangan itu didapatnya usai berdialog langsung dengan warga Jerman yang ikut serta dalam aksi solidaritas di Frankfurt.

Lebih lanjut, mahasiswi yang telah  7 tahun lamanya tinggal di Jerman ini ikut mengemukakan harapan pribadinya terkait kelangsungan praktik kebinekaan di Indonesia.   

“Acara ini sangat perlu untuk mengekspresikan aspirasi masyarakat Indonesia yang sayang dan peduli akan apa yang terjadi di Indonesia. Penting, untuk membangun semangat Bhinneka Tunggal Ika di dalam masyakarat Indonesia di Jerman. Saya pribadi sebagai motor dari kegiatan ini berharap praktik kebinekaan di Indonesia tetap dipertahankan dalam lapisan masyarakat Indonesia. Kesadaran bahwa kita bertahan pada NKRI makin tinggi, dari Sabang sampai Merauke,” pungkas Corry. *Ronald

Komentar

Top