4 Komunitas Kristen: Hentikan Hate Speech

Author : Ronald | Wed, 17 May 2017 - 18:35 | View : 158

Reformata.com, Jakarta- Empat komunitas Kristen yakni Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI), Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) dan Partisipasi Kristen Indonesia (PARKINDO), pada Selasa malam (16/5/2017) mengeluarkan pernyataan bersama melalui sebuah Siaran Pers berisi imbauan kepada segenap elemen bangsa agar berhenti melakukan ujaran kebencian (hate speech) kepada sesama, dengan alasan apapun. Pesan itu disampaikan oleh keempat komunitas Kristen tersebut dalam rangka memperkokoh kembali kerukunan dan demi mendorong terciptanya kedamaian di tengah masyarakat Indonesia yang multikultur.

“Menghimbau agar segenap anak bangsa menghentikan ujaran kebencian terhadap sesama dengan alasan apapun, mari untuk kembali merapatkan barisan demi kedamaian, kerukunan dan kesejahteraan bangsa,” bunyi salah satu poin dari Siaran Pers  tersebut, yang diberi judul “Pesan Malam Renungan Lilin Kebangsaan”.

Dari empat poin di Siaran Pers yang diterima redaksi Reformata pada Rabu (17/5/2017), keempat komunitas Kristen ini juga menyerukan agar seluruh anak bangsa tetap menjunjung tinggi konsensus bangsa, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD’ 45, dan keutuhan NKRI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pesan malam renungan ini juga mengajak agar segenap anak bangsa turut memperhatikan ketidakadilan yang masih terjadi hingga saat ini, termasuk ketidakadilan yang dialami oleh gereja-gereja di Indonesia.

“Mengajak seluruh anak bangsa untuk melihat ketidakadilan yang hadir dalam kehidupan masyarakat, pada Pendeta Sugianto di Tulangbawang, Ibu Patmi di Kendeng, masyarakat adat di Seko, gereja di Singkil, dan banyak lagi,”  tambah pesan malam renungan, itu.

Di bagian akhir, baik GMKI, PIKI, GAMKI dan PARKINDO bersama-sama sepakat untuk mendukung segenap upaya pemerintah dalam rangka menjaga kedaulatan Republik Indonesia.

“Mendukung pemerintah untuk mengambil langkah tegas dalam menangani polemik bangsa dan menjaga kedaulatan negara dalam kerangka konstitusi dan hukum yang berlaku,” bunyi penutup dari pesan bersama keempat komunitas Kristen, itu. *Ronald

Komentar

Top