PGLII Dukung Pemerintah Bubarkan Ormas Pemecah Persatuan Bangsa

Author : Nick Irwan | Fri, 19 May 2017 - 16:36 | View : 291
pglii-responi-ahok-edit.jpg
Konferensi Pers PGLII, Kamis (18/5/2017). (Kiri-kanan): Komisi Hubungan Luar Negeri PGLII Pdt. Jacob Octavianus, Ketum PGLII Pdt. Ronny Mandang, Sekum PGLII Pdt. Freddy Soenyoto dan Ketua Majelis Pertimbangan PGLII Pdt. Nus Reimas. Foto: Ronald

Reformata.com, Jakarta- Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII), mendukung upaya pemerintah untuk membubarkan organisasi massa yang mengancam keutuhan bangsa. Hal tersebut dikatakan oleh penggurus pusat PGLII di Grha Karmel, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (18/05/2017).

“Pembubaran HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) yang dikatakan beberapa pekan silam oleh pak Wiranto (Menkopolhukam) merupakan hal yang positif untuk keutuhan bangsa. Di sosmed kan banyak beredar video soal kegiatan dari HTI yang jelas-jelas tidak Pancasilais. Kami (PGLII) mendukung upaya dari POLRI dalam menindak para kelompok yang berusaha memecah persatuan bangsa,” jelas Sekretaris Umum (SEKUM) PGLII, Pdt. DR. Freddy Soenyoto, M.Th.

Ditambahkan oleh Ketua Umum (KETUM) PGLII, Pdt. DR. Ronny Mandang, M.Th yang hadir juga pada saat itu bahwa, PGLII sudah mempertimbangkan, mengamati dan terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait persoalan-persoalan bangsa saat ini. Hal itu dilakukan PGLII sebagai bentuk pertanggung jawaban sosial kepada bangsa dan negara.

“PGLII sebagai wadah keumatan di tingkat nasional, tidak akan tinggal diam jika NKRI terancam oleh kegiatan-kegiatan yang dapat memecah persatuan umat. Kami (PGLII) juga menyerukan kepada umat Kristiani untuk tetap setia kepada Tuhan Yesus Kristus dan setia kepada NKRI. Mari kita kedepankan   nilai-nilai persatuan bangsa ini,” tegas Pdt. DR. Ronny Mandang, M.Th

Selain dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Umumnya, hadir juga tokoh Kristiani Pdt. Dr. Nus Reimas yang dalam kapasitasnya sebagai Majelis Pertimbangan PGLII dan juga Komisi Hubungan Luar Negeri PGLII Pdt. Jacob Octavianus.

*Nick Irwan

Komentar

Top