Marak Persekusi, Ini Kata Romo KWI

Author : Ronald | Mon, 12 June 2017 - 14:20 | View : 751

Reformata.com, Jakarta- Tindakan persekusi yang terjadi belakangan ini menuai beragam respon dari masyarakat Indonesia. Di dunia maya sendiri tak sedikit netizen yang menyesalkan atau bahkan mengungkapkan kegeraman mereka atas peristiwa persekusi yang menimpa seorang remaja berusia 15 tahun berinisial PMA, awal Juni silam. Tanggapan atas kejadian itu juga datang dari Sekretaris Eksekutif KERAWAM KWI (Kerasulan Awam Konferensi Waligereja Indonesia) Romo Guido Suprapto. Romo Guido mengajak umat Kristiani untuk tetap tenang dan tidak terpancing dalam menghadapi persoalan yang tengah ramai tersebut.

“Terhadap beberapa kasus persekusi yang beberapa waktu terakhir ini terjadi saya mengimbau kepada masyarakat pada umumnya, khususnya umat Kristiani, untuk tetap tenang. Ketenangan dalam arti kemudian tidak usah kita responsif atau emosional ya, karena nanti takutnya juga akan kontra produktif. Karena mereka (pelaku persekusi) juga punya  tujuan untuk membuat suasana tidak nyaman terhadap masyarakat, menimbulkan teror-teror. Maka ketenangan kita tetap diperlukan,” ujar Romo Guido Suprapto ketika dihubungi Reformata melalui sambungan telepon, Senin siang (12/06/2017).

Lebih lanjut Romo Guido menyarankan agar umat terus mendukung setiap langkah penyelesaian kasus yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Ia kembali mengimbau umat Kristiani agar menempuh jalur yang telah disediakan oleh Negara, bila memang ditemui indikasi tindakan persekusi di kemudian hari.

“Sekarang aparat keamanan memberikan sebuah saluran, sarana, untuk menyampaikan pengaduannya. Jadi walaupun tetap tenang, tidak usah terprovokasi, tetapi tetap harus menempuh jalan yang baik untuk melaporkan yang melakukan persekusi itu. Karena  memang itu adalah tanggung jawab kita juga untuk bisa membuat masyarakat menjadi tenang. Menghentikan kasus-kasus persekusi caranya ya dengan melaporkan kepada aparat keamanan dengan saluran yang sudah disediakan,” imbuhnya.

Meski belum ada pesan resmi dari KWI terkait peristiwa persekusi yang terjadi belum lama ini, Romo Guido lanjut mengatakan hingga saat ini konferensi dari pemimpin gereja Katolik itu terus menyerukan ajakan yang bersifat menenangkan umat.

“Dari KWI sendiri belum memberikan pernyataan secara khusus. Tetapi ajakan-ajakan yang sifatnya memberikan harapan kepada masyarakat, khususnya Kristiani, untuk tetap tenang sudah dilakukan melalui gereja-gereja. Melalui para pimpinan gereja Katolik sendiri sudah menyerukan hal itu, tetapi secara resmi dari KWI belum (ada pernyataan). Tetapi pastilah KWI sangat prihatin terhadap kejadian-kejadian persekusi tersebut,” lanjutnya. “Tenang, tetapi tetap tidak tinggal diam. Harus bertindak dalam arti melaporkan kepada pihak berwajib, tidak menempuh cara sendiri,” pungkas Romo Guido.

Editor: Nick

Komentar

Top