GBI: Keluarga Adalah Maha Karya Allah Terbesar

Author : Nick Irwan | Mon, 19 June 2017 - 17:00 | View : 57
Tags : Gbi Keluarga
bph-gbi-keluarga-unggul.jpg
Pentingnya peranan keluarga bagi kehidupan berbangsa. Pdt. Dr. Dr. Dwidjo Saputro, SpKJ (K), (empat kiri) dan Ketum BPH GBI, Pdt. Dr. Japarlin Marbun (lima kiri) saat penanda tanganan kurikulum Sekolah Minggu. Senin (19/06/2017), Graha Bethel, Jakarta.

Reformata.com, Jakarta- Gereja Bethel Indonesia (GBI) menggelar acara dalam rangka perayaan bulan keluarga. Pada momentum acara dengan tema ‘Keluarga Adalah Maha Karya Allah Terbesar’, Kelompok Kerja (POKJA) Keluarga Unggul GBI merilis kurikulum Sekolah Minggu sahabat keluarga dan sosialisasi Gereja ramah anak, Senin (19/06/2017), Graha Bethel, Jakarta. Menurut Ketua I Bidang Pembinaan Keluarga Badan Pekerja Harian (BPH) GBI, Pdt. Dr. Dr. Dwidjo Saputro, SpKJ (K) yang juga sekaligus Ketua Tim Kerja POKJA Keluarga Unggul GBI, keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat mempunyai peranan yang sangat besar bagi masyarakat dan bangsa, dimana masyarakat dan bangsa hakikatnya adalah produk dari keluarga-keluarga yang ada.

Tantangan jaman yang saat ini dihadapi oleh keluarga Indonesia sangat berat, mulai dari arus globalisai yang begitu deras, pergeseran nilai-nilai di masyarakat, nilai moral termasuk juga nilai agama, mendorong GBI sebagai institusi gereja merasa perlu memberikan pengarahan guna terwujudnya keluarga yang berkenan di hadapan Tuhan dan berguna bagi masyarakat dan bangsa.

Inisiatif dari GBI tersebut disambut baik oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Dari pernyataan tertulis Menteri Yohana Susana Yembise yang dibacakan oleh utusannya  Dra. Atce Ganatri dikatakan bahwa apa yang dilakukan GBI ini sejalan dengan NAWACITA yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Komentar

Top