Polemik Kepengurusan KKK, Persatuan Itu Akan Menyenangkan Hati Tuhan

Author : Nick Irwan | Tue, 20 June 2017 - 23:05 | View : 461
Tags : Kawanua Kkk
kkk-di-asmi-edit.jpg
Perwakilan Pakasaan, Roong, Taranak dan Fungsional KKK, Gedung ASMI, Jakarta, Selasa (20/06/2017). Foto: Nick

Reformata.com, Jakarta- Sejumlah perwakilan dari pemangku kepentingan (stake holder) dari  Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) yakni Pakasa'an, Roong, Taranak dan Fungsional merespon acara pelantikan Dewan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Kawanua (DPP-KKK) di Sport Mall Kelapa Gading Sabtu, (17/06/2017) lalu, dengan mengeluarkan sikap terkait polemik yang sedang terjadi. Walau sedang berpolemik, mereka meyakini bahwa dengan mengupayakan persatuan Kawanua maka akan menyenangkan hati Tuhan Yesus Kristus, sebagaimana dikutip dari Yohanes 17 ayat 21 "Ut Omnes Unum Sint". Hal itu disampaikan oleh para perwakilan stake holder KKK saat konferensi pers di gedung ASMI, Jakarta, Selasa, (20/06/2017).

Pernyataan sikap tertulis yang dibagikan kepada awak media, kemudian secara bergantian dibacakan oleh para stake holder itu menolak pencantuman nama Angelica Tengker sebagai Ketua Harian tanpa konfirmasi kepada yang bersangkutan. Mereka mengklaim bahwa Angelica Tengker, S.Psi, merupakan Ketua Umum KKK yang sah. Berikut ini adalah pernyataan lengkapnya;

"1. Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) yang diakui oleh Pakasaan, Roong, Taranak dan Fungsional adalah Ibu Angelica Tengker berdasarkan keputusan MPA ke-8 tanggal 19 November 2016 dan telah dilantik tanggal 8 April 2017.

2. Acara di Sport Mall 17 Juni bukan Pelantikan Pengurus KKK, tetapi PKKK (Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kawanua). Sebab acara yang melantik Bpk. Ronny Sompie sebagai Ketua Umum tersebut adalah untuk menggantikan Pdt. Jimmy Tampi yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum PKKK. Sedangkan Pengurus KKK dengan Ketua Umum Angelica Tengker telah dilantik menggantikan Bapak Benny Mamoto dengan kepengurusan lengkap dan telah menjalankan program-program kerjanya.

3. Keberatan atas pencantuman nama Ketua Umum KKK Angelica Tengker sebagai Ketua Harian PKKK yang dilantik tgl. 17 Juni tanpa konfirmasi ulang dan persetujuan, karena merupakan bentuk upaya pembentukan opini bahwa KKK dan PKKK telah bersatu secara utuh.

4. Jika nama Ketua Umum KKK Angelica Tengker dicantumkan sebagai Ketua Harian merupakan bentuk telah bersatunya PKKK dan KKK, maka pelantikan pada tgl.17 Juni 2017 seharusnya merupakan pelantikan bersama dengan juga menampilkan Sejarah pelantikan Ketua Umum KKK Angelica Tengker menggantikan Bapak Benny Mamoto.

5. Pakasaan, Roong, Taranak dan Fungsional Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) berterima kasih dan sangat menghargai inisiatif berbagai pihak yang berupaya menyatukan KKK dan PKKK. Di pihak lain, kiranya proses dari niat baik persatuan itu dilanjutkan melalui mekanisme organisasi yang benar yaitu MPA Luar Biasa.

6. Kami menyadari bahwa persatuan Kawanua adalah hal yang terbaik untuk diwujudkan demi memperkokoh persaudaraan. Namun demikian, biarlah persatuan itu berjalan dengan melibatkan Pakasaan, Roong, Taranak dan Fungsional sebagai stake holder KKK sehingga prosesnya bersifat bottom-up, gerakan dari bawah dan tidak terkesan hanya top-down sebagai pemaksaan dari atas.

7. Kami memohon kesabaran sekaligus dukungan moril dan doa dari tokoh-tokoh Kawanua dan Pemerintah selama proses persatuan ini diupayakan. Kami sangat yakin, dengan mengupayakan persatuan Kawanua kita sedang menyenangkan hati Tuhan kita Yesus Kristus yang berdoa, "supaya mereka semua menjadi satu". Ut Omnes Unum Sint. Yohanes 17: 21

Demikian pernyataan sikap kami, kiranya Tuhan memberkati kita semua.

Pakatuan Wo Pakalawiren,

Jakarta, 20 Juni 2017

Atas nama Pakasa'an, Roong, Taranak dan Fungsional"

Lebih lanjut dikatakan dalam konferensi pers yang dihadiri oleh sejumlah warga Kawanua yang ada di perantauan seputar wilayah Jabodetabek itu, mengatakan bahwa persoalan dan polemik yang berkembang saat ini, merupakan dinamika berorganisasi yang wajar terjadi. Oleh karena itu persatuan dan kesatuan dari KKK tetap didahulukan. Saat ini, kedua belah pihak yang berseberangan pendapat sedang mengupayakan untuk duduk bersama dan membicarakan persatuan demi KKK yang lebih baik kedepan dengan mengupayakan Musyawarah Perwakilan Anggota (MPA) luar biasa.

Sebelumnya pada Sabtu, 17 Juni 2017 silam, di gedung Britama Arena Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, dilaksanakan  pengukuhan Dewan Pengurus Pusat KKK periode 2017-2021 yang dinahkodai oleh  Dr. Drs. Ronnie F. Sompie, S.H, M.H.  Mantan Kapolda Bali yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM itu dikukuhkan sebagai Ketua Umum KKK dan Angelica Tengker sebagai Ketua Harian.

*Nick Irwan

Komentar

Top