PGI Temui Jokowi Bahas Isu Kebangsaan Saat Ini.

Author : Chandra | Tue, 1 August 2017 - 14:27 | View : 153
pgi-ke-istana.jpg
sumber foto:Gomar Gultom

Reformata.com Jakarta - Para pimpinan dari Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) melakukan pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Senin (31/7).  Pertemuan ini diadakan untuk membincangkan keadaan bangsa saat ini. Sekretaris Umum PGI Gomar Gultom lewat laman facebooknya menuliskan, bahwa dalam pertemuan itu PGI mendukung penerbitan  Perppu  No.2 Tahun 2017, tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan, dalam semangat untuk mengawal tegaknya konstitusi dari rongrongan kelompok-kelompok anti Pancasila. Namun PGI juga mengingatkan bahwa  Perppu  ini sangat rawan untuk membungkam kelompok-kelompok yang dinilai kritis terhadap pemerintah.

“PGI mengharapkan  Perppu  ini tidak digunakan untuk kepentingan kekuasaan, khususnya dalam rangka membungkam suara-suara kritis yang muncul dari masyarakat. Oleh Karena itu, PGI berharap ada kriteria yang terukur dan dapat dipertanggung-jawabkan secara juridis”, tulis Gomar di laman facebooknya.

Dalam kesempatan itu, PGI juga menyampaikan kepada Presiden terkait masih sulitnya mendirikan rumah ibadah di beberapa tempat. Bahkan gereja yang sudah memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan) pun tidak dapat melanjutkan pembangunannya, seperti GKI Yasmin di Bogor dan HKBP Filadelfia di Bekasi. Kedua jemaat gereja ini sampai harus beribadah di depan istana untuk meminta perhatian Presiden.

Atas beberapa catatan yang disampaikan oleh PGI itu, Presiden Jokowi yang di dampingi oleh Menteri Sekretaris Negara, Prof. Dr. Pratikno, seperti ditulis Gomar,  mengatakan kepada PGI, bahwa dalam waktu dekat para Menteri akan turun ke rakyat untuk menyampaikan secara langsung apa yang selama ini sudah dilakukan, dan kebijakan-kebijakan apa saja yang sudah diambil pemerintah untuk mensejahterakan rakyat.  Presiden mengungkapkan bahwa menyelesaikan permasalahan bangsa yang sangat kompleks ini membutuhkan kesabaran kita semua.

“Kita tak mungkin menyelesaikan semuanya sekaligus. Dan saya juga tak bisa membuka front harus menghadapi semua pihak sekaligus”. Ujar Jokowi, seperti dikutip gomar di laman facebooknya

PGI sangat menghargai kebijakan dan langkah-langkah yang ditempuh Presiden Jokowi dalam membawa masyarakat dan bangsa Indonesia keluar dari beragam masalah yang membelit bangsa kita belakangan ini. Warga gereja menyampaikan penghargaan dan doa atas kepemimpinan Presiden.

*Chandra

Komentar

Top