SETELAH menyingkirkan 19 kontestan lainnya, gadis manis ini dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Banten 2008. Pada tahap berikutnya ia menjadi ikon pesona Banten pada ajang serupa untuk tingkat nasional. Baru-baru ini gadis bernama lengkap Vanessa Ariesca Setiawan ini menyelesaikan kuliahnya pada jurusan hubungan internasional di Universitas Pelita Harapan, Karawaci, dan akan diwisuda Mei nanti. Saat ini ia aktif di bidang modeling, baik sebagai foto model dan juga peragaan busana.
Penilaian dalam kontes Puteri Indonesia Banten meliputi kriteria 3 B, brain (kecerdasan), beauty (kecantikan), dan behaviour (perilaku). Pada kontes tersebut wanita kelahiran Tangerang 4 Maret 1989 ini menjawab pertanyaan dewan juri dengan ringan namun berbobot.
Pada ajang yang dihadiri Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tersebut, wanita yang gemar membaca, travelling, dan mendengarkan musik ini tampil optimal, menang dan dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Banten 2008 dan maju ke tahap nasional, dan bertanding dengan putri-putri dari daerah lainnya. Ia berhasil melewati tahap demi tahap mulai dari karantina sampai pada tahap final penilaian juri yang tentu saja memerlukan kesiapan mental, kecerdasan dan fisik yang mantap. Sejak saat itu ia semakin aktif dalam dunia modeling.
Sebenarnya sejak ia kecil orang tuanya selalu mendorongnya untuk mengikuti berbagai lomba modeling, ia pun dianjurkan untuk mengikuti kursus dan pelatihan sejenisnya, namun menurut pengakuannya ia baru memiliki keberanian untuk terjun ke dunia modeling sejak kelas 1 SMA. Awal ia terjun ke dunia modeling dan hiburan sebenarnya ia ragu dan sedikit pemalu, namun atas dorongan dan dukungan mamanya ia menjadi percaya diri dan berprestasi. Memang awal ia terjun ke dunia modeling pada tahun 2005 ia sudah memiliki bakat yang cukup menonjol pada bidang tersebut. Terbukti pada tahun yang sama anak kedua dari empat bersaudara ini meraih penghargaan TOP 3 Plaza Semanggi model hunt.
Putri dari Surya Setiawan dan Kartika Sari Susilo ini mengaku menyukai bidang modeling karena ia merasa punya bakat. Atas dukungan dari mamanya ia perlahan mendalami kegiatan modeling, mengerti, dan menjadi maksimal dengan berprestasi dalam bidang tersebut. Dukungan yang terus ia dapatkan dari sang mama tampaknya memberikan peranan besar untuk karirnya di bidang modeling. Karena itu dalam berbagai kesempatan di bidang tersebut ia tampak didampingi mamanya.
Tentang cita-citanya, Vanessa ingin menjadi wirausaha, baik dalam menuangkan ide dalam memulai bisnis, sampai sukses menjalankannya. Bahkan ia mengakui bahwa ia memiliki target yang belum tercapai dalam bidang bisnis. Ia berkeinginan untuk membuka restoran. “Karena pada dasarnya saya gemar kuliner dan gemar bereksperimen dalam masakan,” ujarnya.
Ia sangat ingin masakannya dapat dicicipi oleh khalayak banyak melalui restoran yang menu dan konsep yang dia buat sendiri. Selain itu ia merasa bahwa dirinya adalah orang yang aktif dan ingin bekerja sesuai dengan apa yang ia sukai, menurutnya, dengan bekerja sesuai dengan kegemaran, maka sebuah pekerjaan tidak akan menjadi beban besar, melainkan sebuah kesukaan karena didasari sukacita
Ia percaya, segala sesuatu telah direncanakan oleh Tuhan, baik atau buruknya selalu ada nilai yang dapat dipetik. Hal tersebut adalah sebuah pemahaman yang selalu dipegang oleh Vanessa. Ia mengakui bahwa dari kegiatan Puteri Indonesia, ia mungkin tidak memperoleh prestasi apa-apa, namun ia belajar bersyukur bahwa ia telah diberi kesempatan oleh Tuhan untuk dapat membawa nama Provinsi Banten, dan dapat memperkenalkan kebudayaan dan potensi pariwisata yang dimiliki Banten.
Ia berprinsip bahwa hidup harus selalu bersyukur, karena setiap hal, sekecil apa pun itu, sangat berarti dan bernilai, seperti halnya waktu, di mana harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia juga berharap untuk terus dapat mengasihi sesama dan terus berkarya lewat talenta yang diberikan kepadanya.Jenda Munthe