Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Senggang

Becky Tumewu, Menjerat Perhatian Banyak Orang

Posted : 07 Juni 2011
Becky_Tumewu_Health.jpg
BECKY Tumewu
BECKY Tumewu terlihat sangat percaya diri. Penampilannya menarik, asyik membawa acara, dan memiliki segudang kata-kata yang seolah tak ada habisnya. Inilah modal yang telah menghantar lulusan Universitas Katolik Atma Jaya ini, menjadi presenter dan bintang iklan bergengsi di layar TV. Di balik ketenaran Becky di dunia entertain, sebenarnya siapa dirinya dan apa yang dia lakukan?
Sejak Januari 2005, Becky membangun sekolah sesuai bidang yang dikuasainya. Di antaranya Mastering in Communication, Sekolah TV Presenter-MC, Radio DJ Announcer, Public Speaking bersama kedua sahabatnya: Alexander Sriewijono dan Erwin Parengkuan. Usaha ini berkembang di tahun 2007 dengan TALK-inc, bisnis untuk MC, Hosting, dan Public Speaking. Bahkan pada tanggal 16 Desember  2008, istri dari Johannes Dermawan ini menerbitkan buku public speaking dengan judul: “Talk Inc. Point.”
Sejak terlibat di dunia entertainment di tahun 1992, Becky meyakini dirinya tidak akan berakhir di jalur ini. “Bidang ini saya kuasai, dan ini talenta yang saya miliki. Dengan keberadaan di dunia entertain saya bisa menjerat perhatian banyak orang,” papar wanita yang pernah menjadi MC di acara Pesta Indosiar ini.
Selain menguasai  Public Speaking dan entertain, presenter The Plaza Metro TV ini sangat peduli pendidikan. Becky sangat percaya bahwa, “Bangsa ini akan diarahkan ke masa depan yang lebih baik, jika membangun komunikasi yang baik.”
Selain mendirikan sekolah, ibu dari Tara Marie dan Kayla Zefanya ini bergabung dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) di tahun 2009, untuk mensponsori 10 anak yang tersebar di Singkawang, Kalimantan Barat, dan Sikka-NTT. Kini anak yang disponsorinya bertambah menjadi 20 anak.
”Saya ke Sikka  bertemu langsung dengan 4 orang anak yang saya sponsori. Mereka susah dan sulit hidupnya. Dengan bergabung bersama WVI, saya tidak hanya membantu anak ini, tapi membantu lingkungan masyarakat anak ini dididik. Dibangunkan lingkungan di mana anak ini dibangun, orang-orang di sekitar anak itu, menerima berkatnya,” kisah Becky bahagia.

Peduli pendidikan
Kepedulian adalah warisan dari ibu, yang telah membesarkan Becky. Warisan ini membentuk wanita kelahiran Jakarta, 27 Mei 1970 ini untuk peduli kepada orang lain.
Hope Ambassador adalah gelar berikutnya yang diterima Becky, sebagai duta yang dapat memberi harapan untuk anak Indonesia. Ilmu komunikasi dan pengalaman yang juga dimiliki Becky di dunia public speaking dan entertain, membentuk Becky untuk dapat mewujudkan hal berarti ini untuk anak-anak di Indonesia.
Harapan Becky untuk anak Indonesia: “Kondisi anak di mana pun adalah tetap anak-anak yang ceria, bermain dan belajar. Anak Indonesia harus punya keceriaan dan kebahagiaan. Mereka harus diperlengkapi fasilitas yang memadai. Harus ada pemerataan pendidikan dan kesejahteraan yang baik,” tandas Becky sambil bertanya retoris: “Bagaimana mau mengecap pendidikan yang baik, kalau belum ada listrik di sana, atau tidak ada perhatian dari pemerintah untuk peningkatan kualitas guru yang baik?”
Berdasarkan pencermatan Becky, orang yang berpendidikan, maka mereka berwawasan. Kalau memang baik edukasinya, maka mereka punya akal, cerdas dan punya hati, mereka akan menjadi pribadi yang jempolan. “Kalau kita tidak cerdas, mudah disuruh ribut, panas-panasin langsung marah. Ini harus dilihat pemerintah. Pendidikan itu tidak main-main. Anak-anak Indonesia harus mendapat fasilitas pendidikan yang merata,” tandas pemilik nama lengkap Ruth Ludwina Rebecca Tumewu ini serius. ?Lidya

59
66 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 1.4382 sec | TOP
Online Support :
YouTube Facebook Twitter RSS
Powered by: Indocms.net