JUMAT, 3 Juni 2011, tentu menjadi hari yang sangat membahagiakan bagi Astrid Ellena Indriana Yunadi. Gadis usia 20 tahun ini, malam itu dinobatkan menjadi Putri Indonesia 2011. Sepertinya Miss Jawa Timur ini sudah punya keyakinan kalau dirinya bakal merebut mahkota yang menjadi impian seluruh wanita Indonesia tersebut. Beberapa saat sebelum acara pemilihan dimulai, dia berkata, “Keberadaan saya di sini bukanlah sebuah kebetulan. Saya percaya semua ini sudah diatur sedemikian rupa oleh Tuhan. Dan saya akan mempersembahkan yang terbaik”.
Padahal, selama di karantina sembilan hari, Ellena sempat down karena mengalami gangguan pada indra penglihatannya bagian kanan. Dan hal itu sempat membuatnya tidak percaya diri. Namun suasana hati yang sangat tidak menguntungkan itu dia lawan dan dibalikkannya menjadi lecutan untuk bisa menampilkan potensi yang dia miliki secara lebih dalam lagi. “Saya tidak ingin berpikir bahwa hal tersebut sebuah hambatan. Tidak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan, maka saya pun memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya,” kata dara yang lahir pada 8 Juni 1990 ini.
Dengan segala apa yang dia miliki, warga Jawa Timur ini memang sangat pantas untuk mendapatkan mahkota tersebut. Selain dikaruniai wajah cantik menawan, dan cerdas, mahasiswi Universitas Pelita Harapan (UPH) ini juga fasih berbicara dalam tiga bahasa asing: Inggris, Spanyol, dan Mandarin. Di kampusnya sendiri., Astrid pernah dinobatkan menjadi Miss UPH 2009, dan Miss Photogenic UPH 2009. Astrid Ellena, yang pernah tinggal di Maryland, Amerika Serikat ini juga sempat menyabet gelar sebagai Miss Favorit dan Miss Kulit Indah dalam ajang kecantikan yang digelar setiap tahun.
Namun Astrid tidak puas hanya menjadi “Putri Kampus”. Mahasiswi jurusan Hubungan Internasional UPH ini ingin mencetak prestasi lebih tinggi lagi, hingga pada 3 Juni 2011 lalu dia berhasil menyabet gelar Putri Indonesia. Tapi, ternyata ada niat yang lebih mulia di balik upayanya meraih gelar Miss Indonesia itu, yakni Astrid ingin menjadi duta budaya Indonesia di mata dunia. Dan cita-cita luhur itu sudah dia mulai dengan terpilihnya dia sebagai Putri Indonesia 2011.
Astrid berhasil menjadi jawara Miss Indonesia 2011 dengan menyisihkan 31 orang finalis dari berbagai daerah. Sebagai Putri Indonesia, Astrid akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss World 2011 yang akan dilangsungkan di London, Inggris pada 6 November 2011 mendatang. Penyematan mahkota Astrid pada malam 3 Juni lalu itu pun tergolong istimewa karena langsung dilakukan oleh Miss World 2010 Alexandria Mills bersama Miss Indonesia 2010 Asyifa Latief.
Sungguh sulit dipercaya, bahwa di balik wajah cantik dan kecerdasannya, di sanubarinya Astrid memiliki kasih dan kepedulian yang sangat tinggi terhadap sesama. Dia tidak mau menyimpan potensi untuk dirinya sendiri. “Saya juga ingin membantu orang lain yang kurang mampu. Rencananya, saya akan menggandeng Asyifa (Putri Indonesia 2010—Red) untuk bekerja sama membuat program bagi warga kurang mampu,” ungkap Astrid.
Tentang rencananya tersebut, Ellen menceritakan, kebetulan ia memiliki teman di kampus yang menjadi guru untuk sekolah jalanan. “Saya ingin melanjutkan kembali program itu, tapi cakupannya lebih nasional,” katanya. Niatnya untuk menyelenggarakan sekolah bagi anak-anak tak mampu jika terpilih menjadi Miss Indonesia 2011, tentu menyentuh perasaan para juri, yang akhirnya memilihnya untuk menjadi Putri Indonesia tahun ini.
Lalu apa yang menjadi alasan Astrid dalam menggeluti programnya itu? Putri dari Frederich Yunadi dan Linda Indriana ini melihat, bahwa akar utama permasalahan di Indonesia adalah soal pendidikan. “Seandainya orang-orang dapat mengenyam pendidikan dengan maksimal, maka akan tercipta generasi andal,” ujarnya. ?Hans/dbs