Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Garam Bisnis

Agar Tenang Saat Interview

Posted : 27 September 2011
Agar Tenang Saat Interview.jpg

Hendrik Lim, MBA*
getex@cbn.net.id

Reformata.com - APA yang saya tulis dalam rubrik “Garam Bisnis” kali ini, adalah pandangan yang praktikal dan realistik, yang saya harap bisa memberikan alternatif pandangan saat Anda mengambil keputusan.  
Ketika saya menulis tentang Interview yang Efektif, saya akan menyingkapkan tentang,  apa yang ingin “kami” dengar dari seorang pelamar pekerjaan (aplikan).  Pengertian “kami’ di atas  itu berarti  berdasarkan pengalaman ketika saya sebagai executive professional saat menginterview staf dan manager untuk perseroan yang saya pimpin ketika itu, maupun kini sebagai  entrepreneur.   Sehingga kalau Anda menghadapi interview,  atau ingin mempersiapkan dan membantu teman untuk berhasil dalam sebuah interview kerja, bekal di atas bisa menjadi pendamping.   Sisi-sisi fundamental  dan praktis seperti itu akan saya tulis. 
Sebagian besar  dari diri Anda telah terpapar dengan lengkap dalam curriculum vitae (CV). Dan telah dibaca perseroan, ketika memutuskan sebuah interview. Terus, apa sebenarnya yang ingin mereka dengar dan pastikan dari seorang pelamar, sebelum memutuskan: “Yes, Selamat bergabung.  Welcome on board”.
Mengetahui cara berpikir dan harapan interviewer akan menaikkan peluang Anda diterima dengan term and condition serta package yang lebih baik. Selain itu akan menempatkan Anda dipandang tidak sama, dengan aplikan lain. Anda akan dipandang punya sesuatu, yang tidak dimiliki oleh aplikan lain, dan atas dasar itu mereka memilih Anda.
Renungkan  langkah berikut ini sebelum Anda menghadapi interview. Tempatkan diri Anda sendiri sebagai employer, bukan sebagai aplikan dan tanya pada diri sendiri. Untuk mempraktekannya  Anda bisa  tanya pada orang yang berdiri di dalam cermin, misalnya:
Mengapa saya harus meng-hire Anda. Apa nilai dan kegunaan yang bisa Anda ciptakan bagi perseroan.  Ini bicara soal values creation dan kontribusi  benefit  Anda sebagai justifikasi sebuah employment.  Seberapa penting dan uniknya kontribusi Anda dibanding dengan pelamar lainnya.   Di sini Anda bisa merelevansikannya dengan pengalaman Anda sebelumnya.
Misalnya kalau Anda seorang  teknisi listrik, Anda bisa mengatakan, “Saya memiliki pengetahuan dan kemampuan tentang seluk beluk listrik, memahami bagaimana memastikan organisasi menggunakan energi dengan tingkat yang sangat efisien dan reliables, sehingga dengan pengaturan seperti itu, kegiatan produksi atau operasi perseroan bisa terus berjalan- reliables”.
Kalau Anda seorang IT, Anda bisa mengatakan bagaimana adopsi IT dalam organisasi akan meningkatkan kecepatan kerja, menurunkan tingkat duplikasi, dapat memantau setiap kegiatan dengan cermat, sehingga manajemen bisa mengalokasi waktunya untuk memikirkan hal-hal strategis ke depan, sedangkan hal teknis, bisa dilakukan via departemen IT yang Anda lamar, dan kontribusi Anda di situ akan memegang peranan penting. Arahkan kontribusi Anda tersebut terhadap cita-cita organisasi mereka (lihat vision statement-nya). Sehingga bisa menunjukkan bahwa Anda bergerak dalam nada dan irama yang sama dengan mimpi –visi organisasi.  Sangat mungkin kesenadaan ini, akan merupakan hal yang membedakan Anda dengan pelamar yang lain, dan memberi Anda nilai plus, jika Anda dan pelamar lain memiliki kompetensi teknis yang sama. 
Ulangi terus jawaban Anda sampai Anda yakin dan senang pada jawaban tersebut. Lebih baik lagi Anda merasa bangga dengan jawaban tersebut.
Untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda: kunjungi tempat interview sehari sebelumnya, pelajari produk dan lihat websitenya. Kemudian, hal berikut ini, saya sarankan untuk dilakukan.  Hal ini bisa membuat Anda jalan dengan mantap dan sinar mata yang tajam.    Berkunjung ke salon, untuk keperluan touch up, gunting rambut  atau merapikan potongan di tempat yang bermutu baik.  Gunakan pakaian yang pas, disetrika dengan tegas,  lebih baik yang dijahitkan, supaya fit di badan.     Bersihkan muka, segarkan badan.   Hal-hal ini, akan membuat kaki melangkah dengan nyaman, dan secara psikologis akan membuat Anda senang saat melihat wajah dicermin. Ketika Anda senang saat melihat diri sendiri. Anda menjadi lebih tenang dan tidak tegang.  Saat seseorang tidak tegang, ia bisa berpikir lebih cerdas.    Rasa tegang juga bisa memunculkan rasa khawatir, ragu-ragu  dan takut, dan kami bisa melihatnya melalui sinar mata Anda.v

 

0
0 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :201120102009
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 2.8799 sec | TOP
Online Support :
YouTube Facebook Twitter RSS
Powered by: Indocms.net