Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Senggang

Kumpulkan Point Surga

Author : Andy Otniel, Posted : 28 Oktober 2011
OTNIEL Andy Hermawan, pria kelahiran 1977 ini lebih dikenal dengan sapaan Andy Otniel. Punya kepribadian menarik, ramah, luwes, dan asyik diajak kerjasama. Pembawaan yang supel, memberi kesan baik, saat mengenalnya.
“Hidup tidak untuk disia-siakan,” tutur Andy optimis, sejak lepas dari ancaman kematian akibat pergaulan buruknya.
Bagaimana kini Andy menapaki hidupnya sebagai artis yang takut akan Tuhan?

Nikmat Dunia
Talenta yang dimiliki Andy, menjadi modal dia terjun dalam dunia entertain, sejak usia 8 tahun. Di tahun 1980-an Andy mengisi berbagai acara anak-anak, antara lain Ratu Asia, Sanggar Legenda, Keluarga Pak Lubis, Sanggar Ananda, dan Lagu untuk Anak bersama Tetty Kadi. Andy pun pernah membintangi film Tragedi Bintaro.
Setelah dewasa Andy juga sempat menjadi aktor di beberapa FTV dan sinetron. Nasib baik terus berpihak kepadanya, kesempatan menjadi MC, Presenter atau Pembawa Acara, bahkan penyiar radio dijalaninya hingga sekarang. Kesempatan yang diraih, membawanya dekat dengan uang dan popularitas. Hal ini membuat Andy lupa diri dan jatuh dalam pergaulan buruk. Mulai dari dunia malam, wanita, seks, kelompok geng, bahkan narkoba. Kenikmatan yang menggiurkan namun mengancam nyawanya.
Pasang-surut kehidupan yang terjadi, membentuk Andy menemukan kesadaran untuk bertobat dan mau hidup lebih baik.  Tepatnya di tahun 2006 Andy mulai belajar memperbaiki hidupnya. Di tahun 2008, Andy membangun rumah tangga baru, bersama Kartika. “Kartika, istri yang cantik. Pemberian Tuhan untukku,” ucap Andy bahagia, lepas dari kekuatiran masa lalu yang kelam untuk tidak dapat menikah.

Baik di Mata Tuhan
Sepanjang menikmati peran di layar kaca, Andy mengakui menjadi host Solusi Life, adalah peran yang sangat dinikmati dan memberi nilai lebih untuk hidupnya. “Jika dulu menyenangkan orang lain, kini saya mau menyenangkan hati Tuhan. Mengumpulkan point di surga,” ungkap Andy berbinar.
Kesempatan bergelut di dunia entertain, berpenampilan menarik, tidak dapat menutupi kenyataan pembentukan yang dirasakan lewat kehidupan. “tiga minggu berlalu, dikantong saya hanya tinggal 2500 rupiah. Kami hanya makan nasi, mie, dan nugget,” kisah Andy terbuka. Pengalaman ini, membuat Andy belajar semakin menghargai hari-harinya dipelihara Tuhan.
“God is so good, all the time,” tambah Andy. Pembina GROW ini merasakan tangan Tuhan yang selalu punya cara untuk menyelamatkan dirinya dari kesulitan. “Uang senilai 55 ribu rupiah sangat berharga dari puluhan juta yang pernah diterima – ketika mendapatkannya dalam kesulitan dan di waktu yang tidak terduga,” urai Andy saat dicukupkan dalam kekurangan.
Kegentaran untuk hidup benar, mendorong jemaat GBI Mall Taman Anggerek, Jakarta Barat ini tak henti-hentinya melekat pada Firman Tuhan. “Saya mau masuk sorga. Semua yang dekat saya, semoga masuk sorga. Anak dan istri, keluarga saya. Saya rindu mereka tahu apa yang saya punya, Tuhan yang ada dalam hidup saya. Saya ingin menjadi sama seperti Kristus,” tekad Andy untuk menjadi saksi Tuhan.
Andy tak dapat berhenti mengagumi karya Tuhan dalam hidupnya. “Siapa saya, jika kini diundang memberitakan Firman Tuhan di berbagai tempat, di gereja dengan jumlah yang besar,” ucap Andy haru.
Tuhan punya cara yang unik untuk seorang Andy. Walau dia sempat ragu dengan pengampunan Tuhan, karena dosa masa lalunya yang kelam, kini Andy bangkit untuk berjalan melewati proses, mengumpulkan point di surga, ungkapnya pasti.

         ?Lidya Wattimena

0
0 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 1.3757 sec | TOP
Online Support :
YouTube Facebook Twitter RSS
Powered by: Indocms.net