Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Peluang

Jahitan Berkualitas Modal Utama

Posted : 28 Oktober 2011
Jahitan Berkualitas Modal Utama.jpg

Teguh Pri Yulianti, Jasa Pembuat Sprei

Teguh Pri Yuliarti, wanita lembut kelahiran Banyumas, 17 Juli 1971 ini mampu memandang kesulitan sebagai peluang untuk maju. Tepatnya 3 tahun yang lalu, saat dikeluarkan dari perusahaan konveksi yang selama 15 tahun ditekuninya, tidak membuat dirinya pupus harapan. Sebaliknya Yuli, berupaya bangkit dan menciptakan lapangan kerja baru sebagai penjual jasa sprei.

MODAL
Selama bertugas sebagai staf produksi di perusahaan konveksi, Yuli punya mimpi untuk dapat membuka usaha sendiri kelak. “Saat ada waktu senggang, 2 hingga 4 jam, saya gunakan untuk belajar memotong kain, menjahit, neci, dan obras,” cerita Yuli mengingat masa bekerja waktu itu. Hal inilah yang membekali Yuli, siap menjadi Penjual jasa sprei.
Untuk merintis usaha barunya, Yuli menyewa rumah kontrakan di jalan Kemanggisan Ilir, yang sekaligus dijadikan tempat tinggal  bersama suaminya, Basman Tarip Simbolon dan anaknya Fina. Salah satu kamar digunakan sebagai ruang jahit, dan memotong bahan kain di ruang tamu. Peralatan sederhana seperti mesin jahit listrik, obras, dan benang mampu dibeli sendiri dengan modal 8 juta rupiah.
Karena modal yang terbatas, Yuli hanya dapat menjual jasanya. Untuk bahan, model, dan kafer kemasan semua dari customer. Sprei, bantal kepala, dan guling. Juga rafel bawahan tempat tidur, Sprei rempel untuk kamar, dan sarung bedcover, disiapkan Yuli menarik.
Yuli memilih menjual jasa sprei, karena mudah dan tidak rumit. Ketelitian dan kerja tangan yang halus adalah modal utama untuk kepuasaan kepada customer. Untuk menyelesaikan 1 paket sprei, Yuli membutuhan 30 hingga 45 menit. Dalam sehari Yuli bisa menyelesaikan 8 hingga 10 jenis jahitan. Untuk sebulan Yuli dapat menghasilkan sekitar 200 paket.
Keuntungan dari profesi ini, menurut Yuli, DIa tidak harus memikirkan bahan, model, dan pasar, karena semua dari customer. Yuli hanya siap untuk memotong bahan, menjahit, dan finishing.
Setiap paketnya dibandrol antara 300 hingga 700 ribu rupiah, disesuaikan dengan kualitas bahan. Setiap paket dihargai 12  hingga 25 ribu rupiah untuk jasa yang diberikan Yuli. “Fina collection,” nama usaha yang tetap ingin dikembangkan Yuli, dengan kualitas jahitannya yang halus.

TIPS
Lulusan SMA bukan menjadi penghalang untuk Yuli membuka usaha sendiri. Berawal dari kemauan dan usaha, maka ada jalan terbuka untuk melihat masa depan yang cerah. Memasuki tahun ke-3, menjalankan profesi sebagai penjual jasa sprei, Yuli menawarkan beberapa tips.
Pertama, mengenal sebanyak mungkin orang, karena dengan demikian mudah membangun jaringan kerjasama. Dapat menjadi mitra atau customer. Kedua, memiliki ketrampilan tangan yang halus, agar hasil memuaskan. Ketiga, modal yang cukup.
Untuk mendapatkan kain sprei dengan kualitas baik Yuli menyarankan agar menggunakan bahan seperti Botom, Batam Tex, atau Bintang Agung, dengan harga rat-rata 40-an ribu per meter. Atau merek China seharga 50-an ribu permeter. Bisa juga King Koil dengan harga 100 hingga 150 ribu per meter. Saran Yuli, sebaiknya membeli kain per gulung, karena terhitung biaya lebih murah dibanding per meter-nya.
Usaha yang terbilang mudah dan tidak rumit ini, bukan berarti lepas dari kendala. Contohnya ketika mesin jahit macet atau ngadat, maka akan memperlambat proses menjahit.
Menjual jasa sprei adalah usaha yang bisa dilakukan siapa saja. Kondisi pasar yang tidak stabil, harga barang naik-turun, mendorong Yuli harus jujur berkata “berserah dan berdoa adalah hal wajib untuk tetap bertahan.”
Kini, Yuli memiliki beberapa customer tetap, yang menolongnya mendapat penghasilan rutin. Jika tidak, itu pasti sangat memusingkan kepala karena tidak ada penghasilan tetap.
?Lidya Wattimena
 

Tags : jahitan, modal
0
0 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 1.3894 sec | TOP
Tags : Jahitan Modal
Online Support :
YouTube Facebook Twitter RSS
Powered by: Indocms.net