Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Konsultasi Kesehatan

Manfaat ASI Bagi Ibu Dan Anak

Posted : 28 Oktober 2011

dr. Stephanie Pangau, MPH

Dokter Stephanie yang terkasih, Saya seorang Ibu berusia  29 tahun, ingin bertanya tentang anak saya.  Saya baru saja melahirkan 2 minggu yang lalu.  Bayi saya sering sekali menyusu ASI, setelah itu dia tidur cukup lama. Apakah normal seperti ini?  Apakah tanda-tanda  bayi yang cukup mendapat ASI, dan yang terpenuhi kebutuhannya? Atas jawaban dokter saya ucapkan terima kasih. Salam.

Ibu Syenny,29 tahun.
Salemba Tengah,
Jakarta Pusat.

1. Tanda-tanda bayi yang puas menyusu ASI, antara lain:
- Pasti berat badannya akan naik.
- Dia dapat menghisap payudara dengan senang, tidak rewel dan tidak banyak meronta.
- Bila buang air besar konsistensinya agak lembek, namun setelah beberapa minggu kemudian umumnya bayi akan buang air besar beberapa hari sekali, namun demikian ada juga bayi yang buang air besar lebih sering.
- Bayi akan terlihat lebih sigap dan bersemangat saat bangun
- Bayi sangat bersemangat untuk sering menyusu, bisa lebih dari 12 kali sehari dan ini adalah normal
- Bila tidur tampak sangat nyenyak dan puas.
2. Ada banyak bukti dari hasil penelitian yang disebut para Dokter dengan “respons yang berhubungan dengan jumlah dosis, yaitu semakin sering disusui semakin baik” karena ada beberapa studi menunjukkan kalau dengan sekali menyusu ASI saja dapat melindungi bayi, apalagi jika dilanjutkan untuk pemberian jangka panjang. ASI selalu bergizi dan menyehatkan. Dikatakan dalam banyak riset di Barat, pada banyak kasus seperti radang usus, radang telinga, infeksi pernafasan,infeksi saluran kemih, alergi, asma, eksim dan lain-lain yang dapat dicegah dengan menyusui si bayi, sehingga tidak mengancam jiwanya. Selain itu terbukti bahwa bayi yang disusui lebih cerdas dibanding bayi yang diberi susu botol, walaupun untuk mengukur tingkat intelegensia sebenarnya termasuk tugas yang sulit dalam riset medis.

3.Keuntungannya bagi ibu yang menyusukan bayinya adalah : Menyusui mempunyai efek hormonal pada tubuh dan memberi perlindungan dari kondisi tertentu dalam kehidupan selanjutnya. Bila tidak menyusui dalam waktu lama kadar hormon dalam tubuh perempuan tidak bisa optimal sehingga dapat membuat perempuan lebih rentan terhadap penyakit. Namun perempuan yang menyusui ummunya:
- Lebih jarang terserang kanker payudara pra menopause.
- Lebih jarang terkena kanker ovarium dan
- Lebih jarang menderita patah tulang akibat osteoporosis ,terutama saat berusia paruh baya dan lanjut
- menyusui juga merangsang pelepasan endorfin, yaitu zat penenang dan pembangkit suasana hati alami kedalam aliran darah, yang bisa menimbulkan suasana hati  menyenangkan, bahkan rileks saat menyusui. Selain juga muncul perasaan bangga sehingga para ibu menikmati menyusukan bayinya.

Tags : anak, asi, ibu
0
0 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 1.4135 sec | TOP
Tags : ASI Anak Ibu
Online Support :
YouTube Facebook Twitter RSS
Powered by: Indocms.net