Registrasi! | Sudah punya akun?
 
 

Ungkapan Hati

Harapan Di Tengah Sakit

Posted : 30 Nopember 2011

Pdm. Petrus Hardo Tampubolon, Penderita Gagal Ginjal

PENDETA muda, Petrus Hardo Tampubolon harus menjalani cuci darah selama 1 ½ tahun. Dengan tidak mendapat dukungan apa-apa dari gereja dimana dirinya melayani, Petrus harus tetap melakukan pengobatan yang tidak murah ini, setiap minggunya.
Di usia yang ke-57 tahun tepatnya 5 Oktober 2011, REFORMATA menemui hamba Tuhan yang sering menginjili ini. Di rumah kontrakannya yang sangat sederhana tepatnya di jalan Kemiri 1, nomor 12. Petrus tinggal didampingi dan dirawat oleh kedua putrinya.
Sebagai Penginjil yang tidak berpenghasilan di kota Jakarta, pastinya sangat sulit dilewati. Kebutuhan biaya pengobatan cuci darah setiap minggu, membuat dirinya dan keluarga tak mampu menanggungnya. Petrus dan istri harus terpisah jauh Jakarta-Medan, itupun karena biaya tinggi.
Proses panjang berderai air mata, akhirnya suami Ester Napitupulu ini mendapat keringanan melalui Jaminan pemeliharan kesehatan bagi keluarga miskin dan kurang mampu (GAKIN). Petrus mengakui hidupnya hanya karena anugerah Tuhan.
Mendapat rumah kontrakan yang adalah pemberian orang lain, keringanan pengobatan dari Dinas Kesehatan melalui GAKIN, sangat meringankan beban hidupnya.
Saat-saat menjalani proses sakit ini, Petrus harus jauh dari istri yang kini sedang menderita stroke. Pria asal Sumatera Utara ini, tidak pupus harapan. “Tuhan tidak pernah ingkar janji. Dia tahu apa yang sudah saya lakukan,” ungkap Petrus menahan tangis, merasakan pertolongan Tuhan dalam hidupnya.
Dalam menjalani proses cuci darah, Petrus tidak pernah melupakan perannya untuk memberi penghiburan, mendoakan, bahkan menyampaikan Injil kepada teman-teman pasien di ruang Renal unit tepatnya di RS PGI Cikini, Kramat-Jakarta Pusat.
Setiap pagi dirinya akan melakukan jalan santai untuk menemui siapa  saja, di lingkungan tempat tinggalnya dan mulai membicarakan Injil. Dalam kesakitan dan kelemahan, Petrus tetap mengingat panggilan pentingnya agar orang lain mengenal Kristus.
                ?Lidya Wattimena

Tags : harapan, sakit
0
0 votes
1 2 3 4 5

Comments

Lainnya

Arsip :20122011201020092008
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2011 Tabloid Reformata. All rights reserved . | 1.4057 sec | TOP
Tags : Harapan Sakit
Online Support :
YouTube Facebook Twitter RSS
Powered by: Indocms.net