Reformata.com - Film pelecehan Kristen dan sejarah Kristen itu akhirnya diijinkan beredar. Badan sensor film inggris BBFC merestui film “Visions Of Ecstasy” ditonton bebas, setelah selama 23 tahun dilarang. Padahal sudah sangat jelas konten film pendek tersebut yang menampilkan sebuah adegan seorang suster Spanyol, St Teresa dari Avila merayu Yesus Kristus di atas kayu salib sangat melecehkan kekristenan.
"Dewan mengakui, bahwa isi dari film ini mungkin akan sangat menyinggung beberapa pemirsa," kata BBFC dalam sebuah pernyataan beberapa waktu lalu. "Namun, dewan memberikan pedoman dan pandangan yang jelas, bahwa masyarakat, orang dewasa memiliki hak untuk memilih apa yang akan mereka lihat, asalkan materi yang dimaksud adalah tidak ilegal atau berbahaya,” seperti dilaporkan The Guardian.
Dewan pengkategorian film inggris memberi sertifikat 18 untuk film ini. Hanya boleh ditonton oleh orang diatas 18 tahun.
Betul sudah apa kata orang dan telah dibuktikan melalui serangkaian penelitian. Yang ditakutkan orang Kristen, khususnya injili, saat ini bukan ajaran radikal atau agama tertentu, tapi sekularisasi dan liberalitas berpikir yang kebabalasan. Slawi/dbs