Daily News

Lupakan Gereja-Ikuti Yesus?

13 April 2012 - 12:49 | View : 1124
NewsweekChristian_LW.jpg

Paskah tahun ini tidak jauh berbeda dengan paskah-paskah sebelumnya.  Jika tahun-tahun sebelumnya Paskah diwarnai dengan isu tentang temuan-temuan laut mati, termasuk temuan kuburan Yesus, yang implikasinya disebutkan bahwa Yesus tidak pernah bangkit, tahun ini isu miring lain mewarnai Paskah. Majalah Newsweek dalam headlinenya mengangkat soal "Forget the Church - Follow Jesus." (lupakan Gereja-Ikutlah Yesus), sebuah kalimat bernada ajakan nan provokatif.  Judul itu adalah judul artikel seorang kolumnis bernama Andrew Sullivan. 

Ajakan Sullivan sebenarnya merupakan bentuk perlawanannya melihat krisis yang terjadi di dalam gereja. Krisis karena orang Kristen terobsesi dengan kekuasaan, materi, politik, dan pilihan gaya hidup orang lain.

Ketidakpuasan Sullivan terhadap gereja juga terbentuk dalam saran yang dia cetuskan agar orang-orang muda yang masih haus akan hal-hal rohani - beralih ke agama lain. Artikel ini, seperti disebutkan dalam CBN.com sejalan dengan pola publikasi tahunan  liberal yang mempertanyakan iman Kristen.

Tidak heran banyak pihak mengutuk pernyataan tersebut.  Satu diantaranya muncul dari seorang akademisi, Dr Carlos Campo, presiden Regent University, yang menantang pernyataan Sullivan pada Morning News CBN News Channel. Slawi/ CBN

 

Comments


Arsip : • 20152014201320122011201020092008
Top