CLOSE
REFORMATA.COM
YouTube Facebook Twitter RSS

Gereja & Masyarakat

Peduli Jiwa Anak-anak

Friday, 06 Juli 2012 | View : 908

Mailbox Club Indonesia (YABINARAMA)

Kata orang, jika ingin “memenangkan” anak-anak, maka jadilah seperti anak. Berbicara dengan bahasa mereka dan belajar mengerti bagaimana perilaku mereka.  Itu adalah strategi ampuh untuk memenangkan anak.  Tapi bagaimana jika yang “memenangkan” anak-anak adalah anak-anak itu sendiri? Anak-anak dimenangkan oleh anak-anak, tentu lebih ampuh lagi.  Pasalnya tidak ada jedah umur yang kerap membuat anak-anak menjadi tidak nyaman.  Tidak ada “intimidasi” dan “intervensi,” seperti layaknya sikap orang dewasa terhadap anak yang sering kita lihat.   Karena itu anak adalah ‘aset potensial’ yang perlu ‘dibangkitkan’ untuk membawa teman-teman mereka kepada Kristus. Sebuah pernyataan optimis dari  MailBox-Indonesia, lembaga interdenominasi yang bergerak dalam bidang pelayanan penginjilan anak, seperti ditulis dalam laman miliknya di  mailbox-indonesia.com. 
Pelayanan Mailbox Club International sebenarnya sudah dimulai oleh George dan Laura Eager, seorang petani dari Amerika Serikat sejak 1958.  Pelayanan itu terus berkembang, bukan saja membuka kursus untuk anak-anak, tapi juga bagi  remaja dan  dewasa. Sampai hari ini Mailbox Club  Internasional telah memiliki 20 kursus dalam bahasa Inggris untuk berbagai usia, mulai dari usia 4 sampai usia lansia! Banyak dari kursus-kursus ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain dan aktif diterjemahkan dan digunakan di berbagai negara di dunia. Dua sampai lima belas juta pelajaran-pelajaran Mailbox Club telah dicetak dan dibagikan setiap tahunnya. Pelajaran itu bahkan telah menjangkau 120 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Di Indonesia, sejak bulan Januari tahun 2008 lalu, Mailbox Club International telah hadir untuk menyuguhkan materi, buku-buku  pelengkap untuk membantu anak-anak dalam mengenal Kristus dan mengalami pertumbuhan rohani hingga menjadi pribadi yang mandiri. Mailbox-Indonesia lebih dikenal dengan nama “Yayasan  Bina Anak-Anak Rajawali  Mandiri” (YABINARAMA), sebuah lembaga yang bertujuan untuk melengkapi anak-anak supaya mengenal Kristus  dan bertumbuh seutuhnya, seperti ditulis dalam Visinya.  
Hadirnya Mailbox Indonesia menambah khasanah, warna dan pola dalam memberi bahan penting sebagai penunjang pertumbuhan rohani anak-anak.  Menurut Jane Ruth Juliani Irawan, Ketua YABINARAMA, ada kelebihan tersendiri dalam materi Mailbox, yakni pelajaran-pelajaran yang selalu “sudah uji lapangan” dan aktif digunakan oleh ribuan murid-murid dari berbagai negara. 
“Mailbox telah terbukti mentransformasi kehidupan anak-anak,  dari anak yang ’super’ nakal, bodoh dan tidak percaya diri, bisa dirubah menjadi anak yang manis, pintar dan percaya diri/ berani tampil, bersaksi tentang Tuhan Yesus, bahkan  memenangkan jiwa,” terang Jane. 
Fokus Mailbox Indonesia untuk memenangkan jiwa anak-anak ini membongkar pandangan miring orang  maupun gereja yang acap memandang jiwa anak-anak sebagai “nomor dua”.  Ketika di gereja, misalnya, yang terpenting bagaimana orang tua bisa mendengarkan Firman Tuhan dengan baik, sementara anak-anak “dititipkan” di Sekolah Minggu.  Sekolah Minggu dinilai sebagai tak lebih dari tempat penitipan anak. 
Motto Mailbox Indonesia ”Awakening the children today to win Indonesia  tomorrow....”  jelas menunjukkan betapa mereka concern terhadap pelayanan anak dan jiwa anak. Anak-anak perlu dibangkitkan untuk dapat memenangkan dunia kelak.  Kepedulian itu diwujudnyatakan  ke dalam tiga hal, yakni mengajak anak-anak agar lebih memahami Tuhan  secara sederhana dan jelas; Membangun karakter Kristus dalam kehidupan  anak-anak; Dan mengembangkan cipta, rasa dan karsa, seperti.
 Demi tujuan itu pula Mailbox membuat materi tentang cara menyajikan Kabar Baik kepada anak dengan cara yang  menarik, inovatif, efektif dan sangat mudah dimengerti. Menurut Jane, mantan Executive Secretary PT. ISM Bogasari flour mills Surabaya yang kini terjun ke dunia pelayanan, Buku ”Yesus Sahabat Istimewaku’ merupakan terbitan perdana dari  empat seri Materi Pelengkap untuk menuntun anak-anak, yaitu: Lihat dan Lakukan, Waktu Bercerita, Sahabat Terbaik dan Penjelajah.  Semua materi berpusat pada Kristus, Alkitabiah dan bersifat interdenominasi. Dengan materi-materi itu anak-anak dituntun sampai pada pengenalan dan penerimaan Kristus secara pribadi.  Agar lebih efektif dalam menanamkan ’content ’ dari materi Mailbox, Jane juga menyarankan untuk menggunakan Sistim Pendampingan dan Quantum Learning.
Agar tepat sasaran dan mendapatkan hasil yang efektif dan efisien, lembaga pelayanan yang beralamatkan di Jl. Otista raya, Komplek Perkantoran Prima Ciputat, Blok B-15, Tangerang Selatan, ini telah menyiapkan materi-materi pelajaran yang disesuaikan jangkauan umur.  Misalnya, materi  Seri Lihat Lakukan 1 dan 2  yang dikhususkan untuk usia 4-6 tahun, berisi 7 pelajaran yang ditulis secara pictogram dalam ilustrasi cerita anak  yang menarik.  Kemudian Seri Waktu Bercerita  1 dan 2 khusus usia 7-8 tahun, terdapat 7 pelajaran yang berisi Pengajaran Alkitab sederhana yang dikaitkan dengan cerita anak. Ada juga Seri Penjelajah  1 dan 2 khusus usia 9-12 tahun,
materi Pengajaran dasar tentang Kebenaran Alkitab untuk Pemuridan dan Penginjilan. Dan Seri Sahabat Terbaik 1 dan 2, usia 13-19 tahun, bagaimana kita menjadikan  Yesus sebagai  Sahabat Istimewa, dan  bagaimana mengaplikasikannya dalam  hidup. 
Mailbox Indonesia juga membuka peluang dan kerjasama untuk memberi pelatihan kepada gereja-gereja, lembaga pelayanan, maupun Sekolah yang telah dikemas dalam program-program edukasi, pelatihan/workshop untuk guru, orang tua dan pemerhati anak, seperti: Menciptakan “penginjil”, “pengkotbah” dan  “mentor” cilik;  Program pendampingan bagi para guru; Memberikan edukasi kepada para guru Sekolah mInggu dan anak tentang konsentrasi  pelayanan karakter dan kepemimpinan anak; dan lain sebagainya.
?Slawi

 

See Also

Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein
Pribadi Yang Terpanggil
Menjangkau Mereka Yang Terbuang
Menjadi Garam Dan Terang Di Tengah Anak Jalanan
Taman Getsemani Abadi Membantu Mereka Yang Berduka
Kasih Adalah Dasar Pelayanan
Kerabat Kerja Ibu Teresa Cinta Kasih Tanpa Pamrih
Melayani Awam Lintas Batas
Panti Asuhan Asih Lestari Mendidik Generasi Penerus
Dari Target Injil Menjadi Penyebar Injil
Yayasan Lembaga SABDA
Pondok Hayat, Rumah Singgah Rumahbagi Kehidupan
Yayasan Rumpun Lestari Fokus Membela Kehidupan
Taman Bacaan Masyarakat Rebung Cendani
Panti Asuhan Parapattan Melayani Anak Asuh Sejak 1832
Yayasan Sinar Pelangi Jatibening Sahabat Disabilitas
Menghadirkan Kedamaian Di Usia Senja
Sekolah Kristen Calvin, Mengembangkan Kharakter Kristiani
PD MMC: Melayani Umat Di Kandang Macan
GASAK, Jawaban Nyata Atas Tantangan Iman
IT Ministry Jangkau Jiwa Dengan Teknologi
Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kepedulian Untuk Anak Dengan HIV Dan AIDS
Melayani Yang Terbuang
Mediator Pelayanan Lintas Denominasi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2014201320122011201020092008
Mata Hati
revolusi-mental.jpg
Istilah revolusi mental, kini lagi populer-populernya di Republik tercinta. Kata yang akrab dengan presiden terpilih Jokowi. Seperti apa pelaksanaannya, tentu ..
Konsultasi Teologi
alkitab--kontradiksi.jpg
Shalom pak Pdt. Bigman Sirait.Dalam Injil Matius 5:17 dikatakan “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para ..
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2004-2014 Tabloid Reformata. All rights reserved . Visit: 18.023.293 Since: 14.11.05
Online Support :