17 TAHUN BELUM Menstruasi

Author : dr Stephanie Pangau | Fri, 28 August 2015 - 15:54 | View : 1051
menstrual-problems-home-remedy.jpg

Dr. Stephanie Pangau, MPH

Dokter Steph saya mau bertanya tentang anak perempuan saya yang sudah berusia 17 tahun dan cantik tetapi belum pernah mengalami menstruasi. Yang aneh juga tidak ada pertumbuhan rambut di ketiak maupun di daerah kelaminnya, dan terutama kelaminnya atau vaginanya tidak seperti umumnya orang perempuan.
Sudah pernah saya bawa kedokter dan sudah dilakukan beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan kromosom (kariotip XY), Barr body (negatif) serta pada pemeriksaan hormon didapatkan kadar testosteronnya tinggi. Terus kata dokternya anak saya mengalami kelaian bawaan yang disebut sebagai pseudohermaphroditismus masculinus atau sindrome feminisasi testikuler atau Androgen Insensitivity.
Pertanyaan saya:

1. Sebaiknya apa yang harus kami lakukan dok ?
    Atau bagaimana pengobatannya ?
2. Kata dokternya , anak saya kalau menikah tidak akan
   bisa hamil dan punya anak, mengapa begitu dok ?
   Saya sedihsekali.

Ny. Narita S.
Di Bandung

1. Biasanya wanita yang mengalami kelainan seperti ini (dengan amenorrhoe primer atau tidak pernah mengalami haid seperti pada perempuan normal umumnya padahal seperti pada puteri ibu yang telah berusia 17 tahun, tidak pernah haid dan tidak juga terlihat ada pertumbuhan  seksual sekundernya ) namun biasanya merasa dirinya seperti perempuan normal saja sehingga tidak perlu dilakukan apa-apa.
Kalaupun dilakukan teropong atau laparaskopi kepentingannya hanya untuk mencari kemungkinan adanya testis di dalam rongga perut (yang normalnya ada pada lelaki ) , yang bila ditemukan harus diangkat, karena sekitar 10% testis yang berada dirongga perut tersebut ataupun bila terdapat ditempat lain bisa berubah menjadi ganas. Operasi pengangkatan testis dianjurkan dilakukan setelah pertumbuhan prepubertas telah selesai.Bila pengangkatan tersebut sudah dilakukan, selanjutnya harus dilakukan terapi substitusi dengan hormon perempuan yang bernama estrogen atau dengan pil kontrasepsi kombinasi.
2. Memang pada umumnya perempuan dengan kelainan seperti ini bisa berpenampilan normal dan cantik, payudaranya juga normal karena testispun masih bisa punya kemampuan memproduksi estrogen sehingga perempuan dengan kelainan seperti ini masih bisa  terlihat normal dan sangat cantik. Selain itu pada kebanyakan mereka tidak punya rambut ketiak dan rambut pubis atau kalaupun ada sangat tipis (hairless women), tidak ada vagina, kalaupun ada tetapi terlihat pendek, namun alat kelamin luar dan introitus vaginanya normal. Rahimnya kecil dan bisa ditemukan testis pada daerah selangkangan, vagina, labia ataupun intraabdominal. Kelenjar kelamin yang adalah testis yang relatif normal dengan sel-sel Sertoli dan sel-sel Leydig yang tanpa spermatogenesis atau azoospermia. Itu sebabnya kelainan ini disebut dengan feminisasi testikuler atau pseudohermaphroditismus masculinus dengan genotipe perempuan. Dengan adanya kelainan seperti ini sulit untuk yang bersangkutan bisa hamil.
Itu sebabnya sangat dibutuhkan kebesaran hati untuk dapat menerimanya.

Demikianlah jawaban kami kiranya dapat menjelaskan pertanyaan ibu Narita.
Tuhan memberkati.

Komentar

Top