40 Hari Berpuasa Demi Sebuah Buku

Penulis : * | Mon, 13 June 2016 - 17:57 | Dilihat : 754
Tags : Buku Kesaksian
natanael-c--bpk.jpg
Natanael Costea (tengah) berfoto bersama usai peluncuran bukunya di toko buku Gunung Mulia, Jakarta, Senin (13/06). Foto: Nick

Reformata.com, Jakarta- Seorang pendeta asal Rumania kewarganegaraan Australia, Natanael Costea mengalami kemurahan Tuhan dalam hidupnya. Selama 40 hari ia berpuasa untuk menceritakan kemurahan Tuhan dalam hidupnya, ia kemudian menuangkan kemurahan Tuhan itu ke dalam sebuah buku. Buku itu berjudul Forty Years & Forty Days. Natanael Costrea yang merupakan pendeta dari Church Lands, sebuah gereja yang berada di Australia menceritakan maksud buku yang ditulisnya pada acara launching book di Toko Buku BPK Gunung Mulia, Senin (13/06).

Setiap hari jam 4 pagi ia bangun dan berdoa kemudian mulai menulis. Hampir setengah dari buku ini di tulis saat melakukan perjalanan di Eropa. Natanael berkisah bahwa buku yang ditulisnya merupakan gambaran dari isi hatinya.  Kemurahan Tuhan dan sukacita dalam Tuhan dituangkannya di dalam buku tersebut. Buku ini selain tersebar di Indonesia, ternyata tersebar juga di Rumania dengan bahasa Rumania bahkan, menurut Natanael buku itu sudah terjual lebih dari  enam puluh ribu ribu eksemplar.

Rencananya buku akan dibuat juga dalam bentuk audio, agar banyak orang semakin mengerti akan kemurahan Tuhan jika bersungguh-sungguh dalam nama-Nya. "Tuhan telah membantu begitu banyak kesulitan yang saya alami, semua kemurahan Tuhan itu, saya bagikan dalam buku ini," kata Natanael dalam bahasa Inggris. Natanael juga menceritakan bagaimana sulitnya memotivasi diri dalam menyelesaikan buku tersebut."Saya percaya pada Tuhan, jika kita bekerja keras maka Tuhan akan menggandakan kemampuan kita. Jika ingin Yesus menjamah hidupmu maka kau harus 'menyalibkan' dirimu agar Yesus hadir dalam kehidupanmu," ujar Natanael.

*Nick Irwan

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top