Saat Pendeta HKBP Terima Pesan Cinta Dari Istrinya

Penulis : * | Fri, 17 June 2016 - 20:37 | Dilihat : 2450

Reformata.com, Jakarta- Mengungkapkan rasa sayang kepada orang yang dicintai sudah merupakan hal yang lumrah terjadi, terlebih kepada pasangan suami dan istri, apalagi pasangan suami istri itu sudah berpuluh tahun bersama melewati suka dan duka hidup. Lalu, bagaimanakah jika ucapan rasa sayang terhadap pasangan itu terlontar dari istri seorang pendeta HKBP?

Saat itu, pendeta Robinson Butarbutar sedang diwawancara oleh Reformata di Wisma Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/06). Disela menjawab pertanyaan wartawan, tiba-tiba telepon genggam dari Pendeta Robinson berbunyi, setelah dilihat ternyata sebuah pesan dari istri tercinta, sontak pendeta Robinson meminta maaf sekaligus meminta waktu jeda sebentar untuk menjawab pesan istrinya yang diketahui bernama Srimiaty br. Simatupang tersebut dan saat itu berada di Sumatera Utara sedangkan Pendeta Robinson sedang berada di Jakarta untuk melaksanakan beberapa agenda terkait profesinya sebagai pelayan Tuhan. Wartawan Reformata pun saat itu langsung mempersilahkan, sekaligus ikut mengucapkan selamat ulang tahun pernihkahan. Pesan dari istrinya tersebut ditulis dalam bahasa Inggris, raut wajah Pendeta Robinson pun terlihat sumringah saat membaca pesan itu, kebahagiaan itu coba dibagikan kepada wartawan Reformata dengan membacakan pesan romantis dari istrinya tersebut yang menggunakan bahasa Inggris. Berikut ini adalah pesan dari Srimiaty br. Simatupang istri Pendeta Robinson yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.

 “Aku mencintaimu kekasihku, aku berterimakasih kepada Tuhan karna engkau, karna siapa engkau, karna bagaimana kamu mencintai ku dan anak-anak kita, karna komitmen kita melayani Allah kita biarlah Tuhan memberkati dan menggunakan mu lebih  hebat lagi untuk kemuliannya, selamat annivesary jiwaku, marilah kita hidup dalam kasih selama-lamanya Tuhan mengasihi kita,” demikian pesan yang dibacakan pendeta yang pernah melayani hingga ke Afrika itu di depan wartawan yang ada.

Menurut pendeta. Robinson Butarbutar saat ini pernikahannya sudah berumur dua puluh tahun. Dua puluh tahun itu bukanlah waktu yang singkat untuk membangun rumah tangga yang takut akan Tuhan, tentu banyak godaan yang datang untuk menguji kesetiaan pasangan dan keharmonisan keluarga. Disetiap persoalan hidup pasangan suami istri haruslah selalu melibatkan Tuhan, pesan pendeta Robinson. Libatkanlah Tuhan dalam setiap waktu, entah itu saat sukacita maupun dukacita. Dengan begitu, Tuhan akan selalu bekerja dalam rumah tangga, baik itu hubungan antara suami dan istri maupun hubungan antara orang tua dan anak. pendeta Robinson Butarbutar dan Srimiaty br. Simatupang diketahui menikah pada 16 Juni 1996 dan hubungan yang dibangun tersebut semakin erat dan bertumbuh dalam Tuhan. Seperti sepasang kekasih, kemesraan di antara mereka seakan semakin kuat, terlihat dari bagaimana cara pendeta Robinson berbicara di telepon sesaat setelah menerima pesan dari istrinya itu. Pendeta yang pernah mengecap pendidikan di Inggris dan kemudian bekerja dan melayani di Jerman itu dikaruniai tiga orang anak.

*Nick Irwan

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top