Ikut Perjamuan Kudus Kristen Iran Terancam Hukum Cambuk

Tue, 27 September 2016 - 13:58 | Dilihat : 1197

Reformata.com - Kristen Iran terancam hukuman cambuk setelah ikut Perjamuan Kudus.  Tiga orang petobat baru yang meminum anggur dalam sebuah komuni tersebut kini di tahan pihak berwenang.  Pejabat di ibukota, Teheran, menyebut aktivitas yang dilakukan  melanggar hukum,mengancam keamanan nasional.

Polisi menangkap ketiganya, Yasser Mossayebzadeh, Saheb Fadaie dan Mohammad Reza Omidi pada bulan Mei, bersama dengan Pastor Youcef Nadarkhani dan istri yang melayani mereka.

The Express mengabarkan ketiga petobat Kristen baru itu akan segera muncul di pengadilan pekan depan bersama Youcef Nadarkhani dan istri.

Orang Kristen di seluruh dunia menggunakan anggur dalam ritual perjamuan suci, namun di Iran, negara dijalankan berdasarkan hukum Syariah, seperti diberitakan Premiere, melarang keras minuman yang mengandung alkohol, seperti anggur. Pelanggar terhadap aturan tersebut akan dikenakan hukuman cambuk antara sepuluh sampai seratus cambukan di punggung dengan menggunakan cambuk sepanjang tiga kaki.

Open Doors World, sebuah lembaga nirlaba yang konsern terhadap Kristen yang teraniaya merilis tentang makin maraknya penganiayaan terhada Kristen di Iran.  Dalam Open Doors World Watch List Iran sendiri masuk dalam peringkat nomor di dunia untuk penganiayaan terhadap orang Kristen.

Open Doors, seperti dilansir Premiere mengatakan, bahwa, gereja “bawah tanah” di iran semakin dipantau.  Hal ini membuat beberapa orang takut untuk hadir.  Setidaknya ada 108 orang Kristen ditangkap pada tahun lalu. Slawi/ Premiere

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top