Konser Amal Bagi Pendidikan Di Papua

Penulis : Redaksi | Thu, 24 November 2016 - 14:35 | Dilihat : 529
mochtar-riady-konser-uph-compress.jpg
Pendiri Lippo Group, Dr. Mochtar Riady (kedua dari kiri), disela pagelaran konser amal untuk pendidikan di Papua, yang diadakan di Aula Simfonia, Jakarta, Sabtu sore (19/11/2016). Foto: humas UPH

Reformata.com, Jakarta- Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelangsungan pendidikan masyarakat Papua, pada Sabtu lalu (19/11/2016) diadakan sebuah konser amal  bertajuk “A Mighty Fortress is Our God”. Konser amal yang dibawakan oleh Amadeus Symphony Orchestra ini mempersembahkan lagu-lagu himne seperti Terpujilah Allah (To God Be the Glory), Suci, suci, suci (Holy, Holy, Holy), Indahlah Yesus (Fairest Lord Jesus), Besar Setia-Mu (Great is Thy Faithfulness), Pandanglah Pada Yesus (Turn Your Eyes Upon Jesus), Kepala yang Berdarah (O Sacred Head Now Wounded), Rajakanlah Yesus (Crown Him with Many Crowns), maupun Allah Bentengku yang Teguh (A Mighty Fortress is Our God), yang berlangsung di Aula Simfonia, Jakarta. Konser dibuka dengan doa oleh Pdt. Stephen Tong dan turut dihadiri oleh pendiri Lippo Group, Dr. Mochtar Riady.

Konduktor Lilian O. Lenggono ditunjuk untuk memimpin 46 orang anggota orkestra di pagelaran tersebut. Tercatat Lilan pernah menimba ilmu di Orchestral Conducting Workshop yang diselenggarakan oleh Goethe-Institut di Bangkok di bawah bimbingan Gudni Emilsson dari Tübingen Kammerorchester. Sementara itu konser ini juga melibatkan paduan suara dari Jakarta Festival Chorus yang terdiri dari 40 personel, untuk harmoni suara soprano, alto, tenor dan bass.

Menurut pendiri Yayasan Musik Amadeus Indonesia sekaligus direktur musik “A Mighty Fortress is Our God”, Grace Sodargo, konser ini juga merupakan sebuah realisasi dari kerinduan untuk mewarisi himne-himne kepada generasi penerus. Grace menambahkan, sejumlah himne pilihan yang direkam pada pagelaran hari itu akan dibagikan ke seluruh Indonesia untuk mendorong masyarakat di kota besar hingga pelosok agar dapat menghargai himne dan musik orkestra.

Direktur Yayasan Pendidikan Harapan Papua (YPHP), Hannah Achmadi, yang turut menghadiri konser ini mengatakan sangat bersyukur, atas terselenggaranya konser amal yang mengagungkan nama Tuhan itu, maupun kepada Grace yang telah memprakarsai konser. Dari rilis yang diperoleh Reformata, seluruh hasil penjualan tiket pagelaran itu akan disumbangkan kepada YPHP untuk keperluan pendidikan anak-anak di daerah pedalaman Papua. (Sumber: Humas UPH). *Ronald

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top