Dalam Kesakitannya, Korban Bom Samarinda Tetap Memuji Tuhan

Penulis : Redaksi | Fri, 25 November 2016 - 21:50 | Dilihat : 1098

Reformata.com, Samarinda- Dua orang korban tragedi bom di Gereja Oikumene di Samarinda yang masih balita, yakni Trinity Hutahaean dan Alfaro Aurelius Tristan Sinaga  hingga saat ini masih menjalani pengobatan pasca mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh mereka pada Minggu (13/11/2016).  Meski didera rasa sakit yang luar biasa, kedua bocah malang ini tetap bersukacita untuk memuji nama Tuhan. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial,  keduanya nampak bersemangat menyanyikan lagu ‘King Kong Badannya Besar”, yang sering mereka kumandangkan saat mengikuti ibadah Sekolah Minggu di Gereja Oikumene, Sengkotek, kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

“Video korban bom Gereja OIKUMENE Samarinda, Trinity Hutahayan dan Alfaro Aurelius Tristan Sinaga. Sedih nonton nya, ditengah-tengah musibah yg mereka alami, mereka masih tetap memuji nama Tuhan, dengan lagu kesukaan mereka: ‘Kingkong badan besar tp kaki pendek...’. Semoga cepat sembuh ya sayang,tetap semangat dan ceria selalu. Anak Tuhan Yesus harus lbh kuat lagi.. Gbu all,” bunyi caption di video yang diduga diunggah pertama kali oleh akun Facebook Mary Asiba Hutapea, pada pukul 10:26 WIB, Kamis pagi (24/11/2016).

Dalam kondisi tak berdaya di ranjang sebuah Rumah sakit di Samarinda, secara bergantian keduanya menyanyikan lagu Sekolah Minggu itu dengan sesekali diiringi tawa kecil yang keluar dari mulut mungil dibalik perban yang membalut wajah mereka. Sejumlah peralatan medis juga nampak masih menempel di tubuh Trinity dan Alfaro.

"Kingkong badannya gendut, tapi kakinya kecil...." bunyi senandung yang keluar dari mulut Ity, panggilan dari Trinity Hutahaean. "Haleluya, Tuhan Maha Kuasa, Haleluya Tuhan Maha Kuasa...." sambung Alfaro, beberapa saat  kemudian.

Video yang mengharukan ini telah ditonton oleh  484 ribu netizen dan telah dibagikan sebanyak 22 ribu kali. Dari pantauan Reformata hingga pukul 18:00 WIB, Jumat sore (25/11/2016), sebanyak 5.558 komentar membanjiri video berdurasi 2 menit 50 detik itu. Ribuan netizen juga ikut mendoakan bagi kesembuhan kedua anak Sekolah Minggu yang tak berdosa ini.

“Cepet sembuh ya sayang..semoga Tuhan selalu memberikan kekuatan dan kesembuhan utk kalian,” komentar salah seorang netizen bernama Merry Primadiari, di video itu.

“Sampai menetes kan air mata melihat video nya,,Tuhan Mengangkat segala sakit dan lukamu Anak manis AlVaro dan Trinity manis pulih ya sayang,,Tuhan Melihat Keadaanmu nak,” kata seorang netizen lainnya yang bernama Titin Panjaitan.

Trinity Hutahaean dan Alfaro Aurelius Tristan Sinaga  saat ini tengah berjuang demi kesembuhan mereka pasca peristiwa keji yang harus mereka alami, saat beribadah di Gereja. Peristiwa itu pula yang menyebabkan jatuhnya seorang korban balita bernama Intan Olivia Marbun (2,5 tahun). Olivia mengembuskan nafas terakhir di rumah sakit wilayah Samarinda setelah berjuang melawan luka bakar serius, Senin dini hari (14/11/16). *Ronald

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top