Seruan Lembaga-Lembaga Keumatan Kristen: KITA INDONESIA

Penulis : * | Thu, 1 December 2016 - 17:30 | Dilihat : 460

Reformata.com, Jakarta- Dinamika sosial-politik yang kian “memanas” dewasa ini, membuat lembaga keumatan Kristen merasa perlu untuk menentukan sikap dengan memberikan seruan kepada masyarakat tentang merawat keberagaman Indonesia dan mengumandangkan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Dari keterangan pers secara tertulis yang diterima Reformata, Kamis (1/12), lembaga-lembaga keumatan Kristen seperti Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Krsiten Indonesia (DPP-PIKI), Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP-GAMKI), Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP-GMKI), Dewan Pimpinan Pusat Partisipasi Kristen Indonesia (DPP PARKINDO), dan juga Pengurus Nasional Perkumpulan Senior (PNPS GMKI) menyerukan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Berikut ini keterangan tertulisnya secara lengkap.

Segenap Rakyat dan Bangsa Indonesia mengikuti dan mencermati dinamika sosial politik yang sedang “memanas” lebih dari biasanya, pasca Oktober 2016. Sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka DPP-PIKI, DPP-GAMKI, PP-GMKI, DPP Parkindo, dan PNPS GMKI mencermati dan terus mengamati dinamika sosial politik tersebut. Persoalan yang sebetulnya hanyalah berkisar pada dinamika PILKADA DKI Jakarta, secara tiba tiba berubah menjadi masalah dan persoalan bangsa. Terkait dengan dinamika kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang bahkan dalam beberapa waktu terakhir terkesan mendatangkan rasa “takut” dan “tertekan” bagi banyak warga masyarakat, maka kami semua terpanggil untuk menyampaikan seruan moral sebagai berikut:

PERTAMA, Anda, kami, kita sekalian adalah INDONESIA, KITA INDONESIA. Kita adalah bagian dari satu Bangsa Besar yang bernama INDONESIA. Bangsa yang diperjuangkan dengan darah dan air mata, yang kita rawat keberagaman dan persatuannya melewati sejumlah badai besar sosial dan politik. Kita bangga tetap terus menjadi INDONESIA yang bersatu dalam kebhinekaannya dan semestinya tetap demikian dengan restu dan dukungan seluruh komponen Bangsa Indonesia. Maka, menghadapi dinamika politik yang terus memanas akhir-akhir ini, kami menyerukan agar kita semua, segenap komponen Bangsa Indonesia terus ingat bahwa KITA INDONESIA.

KEDUA, berkenaan dengan itu, kepada seluruh umat Kristiani di seluruh Indonesia kami minta agar tetap tenang, tetap terus waspada dan tidak terprovokasi dengan keadaan dan kemudian malah bereaksi tidak produktif. Tetaplah mengerjakan pekerjaan kita sehari-hari dengan tidak tergoda melakukan pekerjaan dan aktifitas yang malah menambahi beban pemerintah dalam mengupayakan ketentraman dan ketertiban bagi hidup Berbangsa dan Bernegara kita. Kamipun mengajak kita untuk bersikap lebih bijaksana, berhati-hati dan arif dalam menyampaikan informasi agar tidak sebaliknya menyebarkan rasa ketakutan atau menimbulkan reaksi negatif atas informasi yang kurang layak dipublikasikan di media sosial sekalipun.

KETIGA, seluruh elemen Lembaga Keumatan Kristen (GMKI, PIKI, GAMKI, PWKI, PARKINDO, PNPS GMKI) secara reguler melakukan pertemuan-pertemuan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama melakukan koordinasi dan pertemuan-pertemuan internal dan juga lintas agama serta lintas organisasi untuk memastikan bahwa komponen utama Bangsa ini tetap berkomitmen untuk menjaga Ke-Indonesia-an. Kami berharap kita semua, akan tetap mengutamakan pluralisme, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45.

KEEMPAT, seluruh Lembaga Keumatan Kristen menghimbau agar kita semua memberi kepercayaan penuh kepada Pemerintah dibawah Presiden Joko Widodo beserta seluruh Aparat Pemerintahan (TNI, POLRI) untuk bertindak demi dan atas nama Konstitusi dan Hukum yang berlaku. Mari kita memberi dukungan penuh atas semua upaya Bapak Presiden untuk menggunakan kewenangannya dengan tetap taat kepada Pancasila dan UUD 45. Dukungan kita terutama agar Bapak Presiden tidak tunduk kepada tekanan-tekanan dan pemaksaan kehendak yang justru akan mencederai prinsip penegakkan hukum. Karena hanya dengan cara tersebut maka Indonesia tidak akan terpecah belah dan kita tetap akan terus menepuk dada dengan bangga karena KITA INDONESIA.

KELIMA, kami mengajak seluruh komponen Bangsa untuk kembali mengenang serta mengingat bahwa KE-INDONESIA-AN kita kembali dalam ujian berat. Tekanan ekonomi yang masih belum berkurang ditambah dengan gejolak politik yang terus menerus memanas. Memperhatikan masalah-masalah besar tersebut, marilah kita tetap memperjuangkan aspirasi politik masing-masing dalam koridor dan saluran yang semestinya. Marilah kita tetap mengutamakan pendekatan HUKUM dengan terus merawat Indonesia yang beragam, terus membangun solidaritas sesama anak Bangsa. Kami percaya dengan cara inilah kita akan melampaui ujian ini, menjadi INDONESIA yang kita banggakan.

KEENAM, kamipun menyerukan agar mari kita terus berkoordinasi sehingga memiliki landas informasi yang membuat kita berkarya dan bertindak secara baik dan konstruktif bagi Ke-Indonesia-an kita. Sembari kami mendorong kita semua untuk terus memanjatkan doa bagi Bangsa dan Negara kita, bagi para Pemimpin Bangsa agar mengutamakan kepentingan bersama dan terus berkomitmen untuk mensejahterakan rakyat. Karena itupun adalah komitmen dan panggilan kita.

*Nick Irwan

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top