Berbagi Kasih Di Natal Sekolah Minggu HKBP Sudirman

Penulis : Redaksi | Sat, 17 December 2016 - 19:56 | Dilihat : 962

Reformata.com, Jakarta- Sedari usia dini tiap anak perlu dididik bagaimana caranya untuk mengasihi sesama, sebagaimana Kristus telah terlebih dahulu mengasihi umat manusia. Pemahaman iman seperti inilah yang coba dibagikan oleh tiap guru Sekolah Minggu dari gereja HKBP jemaat Jalan Jenderal Sudirman ketika mengadakan ibadah dan perayaan natal Sekolah Minggu tahun 2016, bertemakan “Christmas is Love, Love is Giving” yang diambil dari 1 Yohanes 4:7, bertempat di gedung gereja HKBP Jenderal Sudirman, Setabudi, Jakarta Pusat, Sabtu sore (17/12/2016). Ibadah dipimpin langsung oleh Pendeta Bilman Simanungkalit.

“Jadi bapak dan ibu sekalian, seperti yang kita ketahui tema natal kita kali ini ‘Christmas is Love, Love is Giving’, yang artinya Kasih itu memberi. Jadi memang perayaan natal kita tahun ini agak berbeda ya bapak dan ibu. Kalau selama ini saat natalan kita menyediakan souvenir atau hadiah kepada anak-anak kita. Tapi untuk tahun ini kita mau mengajarkan kepada mereka, bahwa mereka juga belajar untuk memberi, yaitu agar mereka mau untuk memberi kepada orang-orang yang kurang beruntung daripada kita,“ ujar Golda Hutabarat boru Tampubolon dari Seksi Sekolah Minggu HKBP Sudirman, saat memberikan kata sambutan kepada para orang tua dari anak-anak Sekolah Minggu yang hadir.

Golda juga menambahkan, melalui persembahan khusus yang dikumpulkan saat ibadah perayaan natal tersebut setiap orang tua maupun anak Sekolah Minggu HKBP Sudirman telah berpartisipasi dalam donasi untuk membantu anak-anak kurang mampu dari yayasan Effatha.

“Semoga anak-anak Sekolah Minggu juga boleh memaknai daripada pelajaran yang kita ingin tanamkan kepada mereka, belajar untuk tidak hanya mengharapkan hadiah namun mereka juga bisa belajar untuk memberi kepada orang-orang di sekeliling kita,” imbuh Golda.

Sementara itu salah seorang perwakilan orangtua dari anak Sekolah Minggu saat menyampaikan kata sambutannya berharap melalui acara ibadah dan perayaan natal Sekolah Minggu di HKBP Sudirman ini tiap guru Sekolah Minggu serta para orangtua dapat dimampukan untuk selalu menularkan pengaruh positif bagi bibit-bibit muda gereja yang ada ditempat itu.

“Semoga setiap orangtua dan guru Sekolah Minggu di sini dapat selalu menjadi panutan bagi setiap anak Sekolah Minggu di sini,” kata Endiward Marbun saat menyampaikan kata sambutan mewakili orang tua dari anak Sekolah Minggu.

Dengan penuh sukackita sebanyak ratusan anak Sekolah Minggu HKBP Sudirman mengikuti setiap bagian dari rangkaian ibadah dan perayaan. Tak hanya anak Sekolah Minggu dari pelbagai kategori usia, para orang tua pun nampak antusias memadati tiap sudut gedung gereja yang telah dipersiapkan bagi keceriaan para buah hati mereka.

Satu persatu anak Sekolah Minggu di tempat ini tampil membawakan pelbagai persembahan tari-tarian maupun drama singkat seputar kelahiran Kristus di dunia. Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah saat anak Sekolah Minggu dari kelas 5 dan 6 membawakan drama yang bercerita bagaimana iblis selalu mengintai dan mencoba menjerat manusia untuk jatuh ke dalam dosa. Manifestasi dosa dapat muncul melalui pelbagai wujud, mulai dari perilaku sehari-hari seperti melawan orang tua maupun mencontek di sekolah. Melalui persembahan tersebut diharapkan setiap anak Sekolah Minggu di HKBP Sudirman dapat selalu meneladani setiap ajaran Kristus di dalam kehidupan mereka, serta menjadikan Firman Tuhan sebagai pegangan dalam setiap pergumulan hidup yang akan mereka hadapi kelak dikemudian hari.

Rangkaian perayaan natal Sekolah Minggu HKBP Sudirman turut diisi liturgi dengan ragam bahasa di bumi nusantara yang dibawakan anak kelas 3 dan 4. Silih berganti mereka membacakan ayat Alkitab dari Yohanes 3:16, dengan menggunakan bahasa Aceh, Karo, Jawa, Simalungun, Batak Toba, Angkola, Nias, Minang, Palembang, Sunda, hingga bahasa Dayak. Mereka juga membacakan ayat yang sama dengan menggunakan bahasa asing seperti Irlandia, Belanda, Denmark, Jerman, Italia, Portugis, Spanyol, Jepang, maupun Mandarin. Acara perayaan natal Sekolah Minggu HKBP Sudirman tahun 2016 ditutup dengan penyerahan Sipalasroha dari Ketua Seksi Sekolah Minggu HKBP Sudirman, Reinhard Halomoan, kepada perwakilan guru Sekolah Minggu. *Ronald

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top