SUP -- AHOK, PENJARA DAN FENOMENA

Penulis : Bigman Sirait | Thu, 11 May 2017 - 11:11 | Dilihat : 5549

AHOK mendadak tak hanya meng-Indonesia tapi men-dunia. Penjara telah membuatnya ternama. Fenomena yang tidak biasa. Dalam perspektif iman Kristen kisah penjara mewarnai “perjalanan sukses” banyak tokoh orang ber-iman baik di PL maupun PB. Namun bukan itu yang akan menjadi fokus kita, karena setiap orang dilukis Tuhan indah pada dirinya. Tapi realita Indonesia dengan gonjang ganjing panasnya perpolitikan. Tak sedikit yang amat sangat bernafsu segera menjadi penguasa bukan pelayan, ini sah bagi setiap warga negara, yang jadi masalah adalah cara SARA yang bisa berakibat terbelahnya anak bangsa. Suka atau tidak fakta Ahok di Pilkada Jakarta hanyalah sasaran antara tak bisa dipungkiri. Target Ahok dipenjarakan terwujud sudah, sekalipun dalam proses hukum putusan ini belum memiliki kekuatan tetap karena masih ada proses banding di PT dan kasasi di MA.

Nikmati Menu: #SUP -- AIR MATA DUKA ATAS VONIS AHOK

Fenomena yang menyertai pemenjaraan Ahok adalah penyalaan ribuan lilin diberbagai kota di Indonesia, padahal Ahok adalah gubernur Jakarta bukan gubernur Indonesia. Dalam ekonomi ada sentimen negatif dimana dollar naik terhadap rupiah dan saham cenderung turun, padahal Ahok hanyalah seorang gubernur bukan presiden. Sementara dunia, wah lebih hebat lagi, berita Ahok mewarnai lebih dari 50 media asing, dan PBB memberi perhatian serius atas perkara ini. Banyak kawan yang diluar negeri bingung menjelaskan kepada rekan mereka yang bukan bangsa Indonesia mengapa hal ini bisa terjadi di Indonesia. Ahok fenomenal dari berbagai sudut bukan hanya untuk Jakarta atau Indonesia, tapi bahkan dunia. Era informasi membuat berita cepat tersebar dan viral.

Nikmati Menu: #SUP--PILKADA DAN ISU SARA

Dipenjara jelas tak menyenangkan, tak hanya keluarga yang berduka tapi juga warga yang mencintainya. Yang unik, seorang pengamat mengatakan bahwa temannya yang bukan pemilih Ahok, memilih ikut penyalaan lilin. Tampaknya banyak yang tak menduga apa yang sedang dan akan terjadi di Pilkada. Sementara mereka pemilih Ahok yang golput, karena berpikir Ahok pasti menang, biarlah menyadari kesalahan besar yang telah mereka perbuat terhadap Jakarta, dan tak mengulangnya kepada Indonesia. Ahok adalah pemimpin yang telah memikat hati warganya dengan semangatnya menjadi pelayan rakyat. Jakarta luar biasa dimasa Ahok adalah fakta yang tak terbantah, baik pembangunan fisik, sistim E-Budgeting, penataan kota, hingga ketegasan penegakan hukum. Untuk persisnya silahkan keliling jakarta, banjir sebagaian besar telah berlalu dan kemacetan lalu lintas yang menghadang tinggal menunggu waktu.

Nikmati Menu: #SUP -- AHOK DAN KETAKUTAN

Ahok dipenjara? Jika bagus seharusnya dia diganjar penghargaan. Tapi realitanya terbalik, dia mendapat tempat dipenjara. Dan yang paling menyedihkan justru isunya penistaan agama yang semestinya damai, penuh kasih sayang, dan mudah memaafkan. Yang terjadi sebaliknya sumbu kebencian yang muncul kepermukaan, bahkan pemuka agama yang cinta damai tak didengar bahkan dinista karena tak sejalan. Ada yang menambuh gendang dan mengambil keuntungan di kekacauan. Bukan hanya kepemimpinannya, kasus yang menimpanya, sidang, tuntutan, hingga putusannya juga fenomenal. Sementara wakil ketua DPR dari Gerindra Fadli Zon juga bersikap fenomenal dalam bentuk lain dengan menyebut bunga untuk Ahok sebagai pencitraan dan diatur oleh oknum. Menerima wakil HTI dan berjanji akan meneruskan keberatan HTI dibubarkan oleh pemerintah. Padahal pemerintah sudah jelas akan membubarkannya lewat pengadilan dan prosesnya belum berjalan. Bukankah DPR pembuat UU, dan tahu hukum adalah panglima. Biarkanlah prosesnya berjalan dan silahkan cermati.

Nikmati Menu: #SUP -- ANAK BANGSA DAN PILKADA

Ahok, penjara dan fenomena, semoga warga cerdas memahami dan terus mengingat peristiwanya. Andai saya boleh menggantikannya di penjara dengan senang hati saya kepenjara dan meneruskan bakat menulis saya. Sementara Ahok biarkan dia mengaktualisasi bakat kepemimpinannya untuk kebaikan warga Jakarta. Bukan penjara tapi Balai Kota yang cocok buatnya.

Silahkan nikmati #SUP nya, walau suasana hati masih galau. Untuk pak BTP saya tahu anda percaya bahwa kebenaran akan nyata pada waktunya dan penjara bisa jadi berkat Allah yang luar biasa. DIA pasti menguatkan bapak dan keluarga.

Salam dan doa saya disamping bunga dan lilin untuk anda dan keluarga.

#SUP by: Bigman Sirait www.twitter.com/bigmansirait

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top