Lennis Kagoya, Bangun Papua Dengan Hati

Penulis : Candra | Wed, 18 October 2017 - 10:54 | Dilihat : 239
lennis-kagoya-sesaat-memberika.jpg
Lennis Kagoya sesaat memberikan pemaparannya tentang perkembangan Papua di acara Expo misi 2017. Foto : Candra

Reformata.com. Jakarta. - Staff khusus Presiden Republik Indonesia Lennis Kagoya mengatakan, bahwa membangun papua itu harus dengan hati.

Bangun papua itu harus dengan hati, orang Papua miskin dan terbelakang diakibatkan tidak pernah diberikan kesempatan. Ini tantangan buat hamba Tuhan dan untuk guru-guru yang di kirim ke sana. Di samping pelayanan, mereka harus membina orang-orang papua untuk usaha, berbisnis, dan berindustri kreatif,” ujar Lennis saat memberikan pemaparannya tentang perkembangan Papua di acara Expo misi 2017, Kamis (12/10) lalu.

Lennis juga mengatakan, sejak menjadi Staff Khusus Presiden RI, ia selalu menemani Jokowi, dan memberi masukan terhadap permasalahan yang ada di Papua. Dan akhirnya dalam satu tahun Presiden RI bisa sampai tiga kali ke Papua melihat langsung bagaimana kondisi masyarakat di sana. Selanjutnya, dalam acara yang digelar di Gedung graha bethel, jl. Ahmad yani, jakarta pusat itu, Lennis juga menyinggung soal perkembangan program Tol Laut yang digagas Presiden, saat ini sudah 80% selesai. Hal ini tentu saja berdampak positif bagi perkembangan ekonomi. Lennis menyebutkan bagaimana Sembako dan BBM sudah satu harga. “Jadi, barang subsidi pemerintah itu sama harga yang di Papua, jadi harganya sama. Jadi itulah yang namanya keadilan sila ke lima,” ujar Lennis

“Dibangunnya tol di Papua menjadi tantangan masyarakat di sana untuk dapat dipekerjakan. Sebagai orang beriman mari membantu masyarakat papua untuk semakin kreatif. Kita sebagai nasrani harus menjadi terang untuk mereka, khususnya untuk masyarakat Papua”. ujar mantan Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua ini.

Selain menyampaikan soal Papua, dalam Expo misi 2017, Lennis juga mengomentari tentang permasalahan maraknya penutupan gereja.  Di depan Dirjen Bimas Kristen, Prof. Dr. Thomas Pentury M.Si, Lennis Kagoya berharap agar masalah penutupan gereja dan susahnya membangun rumah ibadah dapat segera diselesaikan. Lennis mengatakan, di wonosobo, Jawa tengah, Gereja ditolak karena kurangnya KTP, harus 150 dengan tandatangan.

Expo misi 2017

Expo misi 2017 adalah gelaran besar yang terselenggara berkat kerja sama oleh Gereja Bethel Indonesia (GBI), Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Wilayah Jakarta dan Asosiasi Misi Indonesia (AMI). Shepart supit, ketua PGI Wilayah Jakarta mengatakan, acara yang mengangkat tema "Kerja Misi Bersama” itu ada untuk memperingati hari Pekabaran Injil Indonesia.  Dengan isi acara Talk show membincangkan perihal perkembangan misi di indonesia, dengan nara sumber yang kompeten di bidangnya.  Diantaranya: Sekertaris umum PGI Pdt. Gomar Gultom; Dirjen Bimas Kristen Prof. Dr. Thomas Pentury M.Si;  Staff khusus Presiden RI Lennis Kagoya;  Ketua Sinode GBI Dr. Japarlin marbun; Ketua PGI Wilayah Jakarta Shepart supit.

*Candra

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top