Morris Cerullo Kembali Kunjungi Indonesia

Penulis : Candra | Sat, 28 October 2017 - 12:20 | Dilihat : 303
morris-cerullo-kunjungi-indone.jpg
Dr. Morris Cerullo kembali hadir mengunjungi Indonesia dalam perhelatan acara Konfrensi dan KKR Mukjizat Morris Cerullo Foto : Candra

Reformata.com. Tangerang. Evangelis kenamaan asal Amerika Serikat, Dr. Morris Cerullo kembali hadir mengunjungi Indonesia dalam perhelatan acara “Konfrensi dan KKR Mukjizat Morris Cerullo” yang dilaksanakan mulai 26 sampai 28 Oktober 2017, di Christ Cathedral, Gading Serpong, Tangerang, Indonesia,

Dalam koferensi bertema “The Year of Legacy”, Morris didukung juga oleh rekan-rekan sepelayanan, para hamba-hamba Tuhan di Indonesia seperti Pdt. Tony Mulia, Pdt. Gilbert Lumoindong, Ps. Garren Lumoindong dan Ps. Andreas Nawawi. Tak hanya dari Indonesia dalam perhelatan ini juga menghadirkan Ps. Gary Whetstone, dan Ps. Mark Masson yang berasal dari Amerika Serikat.

Pada hari ke dua, reformata.com berkesempatan mengikuti acara ini, Dalam kotbah nya, Morris mengatakan datang nya dia ke Indonesia merupakan perintah langsung dari Tuhan setelah mengalami kesembuhan kakinya secara supranatural. Ia pun menceritakan mujizat yang baru saja dialaminya karena satu tahun lalu tubuhnya mengalami infeksi bakteri pemakan daging.

“Penyakit itu menggerogoti daging dan membuat kaki saya berlubang sedalam 12 cm. Dokter sudah menyerah. Saya lumpuh, hanya bisa duduk di kursi roda,” ujar morris di Christ Cathedral, Gading Serpong, Tangerang, Indonesia, (27/10).

Morris kemudian merasa putus asa. Tapi istrinya terus berdoa untuk dirinya sampai mujizat kesembuhan datang. “Istri saya adalah prajurit doa yang luar biasa. Suatu waktu di sebuah ruangan saya merasakan hadirat Tuhan turun, dan seketika itu juga saya bisa berdiri serta jalan. Saya sudah sembuh,” kata Morris sambil meminta tiga orang pendeta membantu dirinya menggulung celananya untuk memperlihatkan kakinya yang sudah sembuh tanpa ada bekas sedikitpun.

Dia mengatakan bahwa setelah mujizat itu ia mendapat pesan langung dari Tuhan supaya pergi ke bangsa-bangsa, salah satunya bangsa Indonesia, untuk menceritakan Mujizat itu.

Tony Mulia, yang didampingi juga oleh Pastor Wiryohadi, selaku Panitia mengatakan di hari terakhir acara, yaitu Sabtu 28 Oktober Morris akan secara khusus mendoakan anak-anak muda Indonesia. Hari yang juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda itu disebut Tony sebagai sesuatu yang tidak terpikirkan sebelumnya, namun dia meyakini ada maksud Tuhan dibalik semua waktu pelaksanaan ini.

“Pak Morris Cerullo tidak seperti biasanya meminta kepada kami untuk menyediakan waktu agar dirinya dapat berbicara dan mendoakan generasi muda di Indonesia. Panitia sempat kaget, karena bisanya mau ketemu pebisnis, dan lainnya. Tapi kali ini beda, ini adalah kerinduan dia untuk generasi muda di Indonesia,” ujar Ketua Panitia, Pastor Tony Mulia, dalam press conference, Jumat (27/10/2017) di Christ Cathedral, Gading Serpong, Tangerang, Indonesia.

Selain kota Tangerang, Morris Cerullo juga menggelar acara yang sama dibeberapa wilayah di Indonesia, seperti di Makassar dan Semarang. Seperti yang dikonfirmasi oleh panitia ini bukanlah kunjungan pertama nya, melainkan ini adalah kunjungan ke 20 kali nya. Dan kemungkinan menurut panitia kunjungan ini adalah kunjungan terakhir Morris mengingat umurnya yang sudah memasuki 86 Tahun.

*Candra

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top