Keponakan Benny Hinn Kritik Sepakterjang Sang Paman

Penulis : Slawi | Wed, 1 November 2017 - 15:51 | Dilihat : 598
keponakan-benny-hinn.jpg
Costi Hinn, Keponakan Benny Hinn

Reformata.com - Keponakan pengkhotbah terkenal Benny Hinn kritik gaya hidup, teologi dan pengajaran kemakmuran pamannya sendiri.  Costi Hinn, keponakan Benny Hinn yang juga pendeta di sebuah gereja di Southern California menyebut teologi pamannya sebagai teologi yang telah "dipelintir," seperti dilansir Christian Post dari wawancara eksklusif Carol Costello dari CNN dengan Costi Hinn.

Dalam wawancara tersebut diungkap bagaimana gaya hidup keluarga Hinn yang penuh dengan kemewahan.  Meskipun demikian, hal ini tidak membuat Costi Hinn gelap mata dan lupa terhadap realita yang ada di sekelilingnya. Karena itu Costi berani “membongkar” hal yang tidak pas dari sepakterjang keluarganya.  Dalam wawancara dengan Carol Costello, Costi mempertanyakan apa yang dipercayaai Paman Benny dan secara terbuka mengungkapkan kemunafikan Injil kemakmuran.  Meskipun untuk itu, Costi mengatakan, konsekuensi yang dia terima adalah dijauhi oleh keluarga, dikucilkan dari segala sesuatu yang berkaitan dengan Hinn. 

“Apakah Yesus lebih mengasihi Anda jika Anda mengirim pendeta Anda seribu dolar?”
Demikian bunyi judul unggahan CNN yang berisi wawancara antara Carol Costello dengan Costi Hinn.  Dalam unggahan pada 31 October 2017 tersebut Costi mengungkap bagaimana dia dan keluarganya "mengeksploitasi orang miskin: "menggunakan keserakahan kami, memeras setiap dolar terakhir dari orang-orang, sehingga kami bisa menjalani jalan yang tidak pernah mereka jalani." "Kami menggunakan Yesus untuk melakukan itu," ungkap Costi.

Tentu saja Paman Benny akan membantah bahwa Yesus menginginkan kehidupan yang mewah untuk semua orang, lengkap dengan jet pribadi, rumah mewah dan mobil mewah. Tapi Begitulah Pendeta Hinn, terang Costi, tinggal bersamaan dengan kenyamanan dan keamanan dan kendaraan lapis bajanya.

Dalam wawancara itu Costi juga mengungkapkan rasa marahnya terhadap Injil kemakmuran, yang menurutnya telah membuat citra Yesus menjadi menyimpang.  Tapi lebih dari itu, hal itu membuat dia sedih.

Costi memberi tahu Costello bagaimana dia "merasa jijik" dengan keadaan dirinya sendiri yang dulu.  “Tapi untunglah kekuatan Injil menjadi nyata, dan Injil mencakup kabar baik tentang harapan dan kabar buruk tentang realitas dosa.”  “Tugas kita sebagai pengkhotbah dan pendeta adalah memberikan keseluruhan cerita," kata Costi.

Benny Hinn dilaporkan tidak senang dengan Costi, dan hubungan mereka semakin terbatas, katanya. Tapi Costi berharap bisa mendapat telepon dari pamannya suatu hari, dan akan menghabiskan 10 tahun berikutnya dalam hidupnya untuk menunjukkan pada orang-orang betapa istimewanya Tuhan.  
Costi Hinn sekarang menjadi pendeta eksekutif di The Mission Bible Church di Orange County, California. 

Benny Hinn dan Injil Kemakmuran

Pendeta Benny Hinn adalah salah satu pendeta yang mengkhotbahkan "Injil kemakmuran," sebuah sistem kepercayaan yang mengajarkan pengikutnya, bahwa mereka dapat memperoleh kekayaan jika mereka adalah orang Kristen saleh yang memberi uang, dan banyak, untuk pelayanannya. Dalam video YouTube tahun 2016 , berjudul " Your Financial Miracle is at the Door," (https://www.youtube.com/watch?v=5O2Q5nKw_jE)  Kepada penontonnya, Pastor Hinn mengatakan, Bagi mereka yang menghadapi tantangan finansial. Uang itu sesungguhnya sudah ada untuk Anda ... Kelimpahan akan datang kepada Anda dalam nama Yesus, Anak Allah Yang Mahakuasa, Anda akan berhenti hidup dari gaji, tetapi pertama-tama Anda harus menabur benih.."

Seperti dilansir CNN dari The Dallas Morning News, pelayanan Pendeta Benny Hinn saat ini sedang diselidiki oleh Internal Revenue Service (IRS), sebuah lembaga pemerintah federal Amerika Serikat yang mengumpulkan pajak dan menetapkan hukum pendapatan dalam negeri.

*Slawi Sumber: CNN / Christian Post

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top