Tugas Di Daerah Konflik Pasukan Indonesia Tetap Ibadah

Penulis : Candra | Wed, 8 November 2017 - 15:11 | Dilihat : 236
Tags : Indobatt Tni

Reformata.com. Jakarta – Berada di daerah konflik, tak menghalangi kerinduan pasukan Indonesian untuk beribadah. Seperti pada Minggu (5/11) lalu, pasukan Indonesian Battalion (Indobatt) yang beragama kristen tetap melaksanakan kebaktian minggu bersama masyarakat Lebanon di Gereja Ebel Saki di Distrik Marjayoun.

Seperti dirilis laman resmi Puspen TNI, meskipun bahasa yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ibadah adalah bahasa Arab, namun hal ini tidak menjadi kendala bagi prajurit Indobatt. Mengingat lagu-lagu pujian yang dinyanyikan dalam ibadah yang dipimpin Pendeta Found Antoun dari Lebanon itu memiliki kesamaan dalam nada maupun irama.

“Salah satu yang menarik dalam kegiatan ibadah tersebut adalah, lagu-lagu pujian dan penyembahan terdengar dari dua Bahasa yang berbeda, yaitu bahasa Arab dan bahasa Indonesia, hal tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi warga Lebanon” tulis Puspen TNI di laman resminya. Selasa (7/11).

Kebaktian itu merupakan kegiatan rutin mingguan yang dilaksanakan prajurit Indobatt yang beragama Kristen yang sedang berada di daerah konflik.

“Ibadah di Gereja yang berada di luar markas merupakan sarana untuk mendekatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus sarana untuk berinteraksi dengan masyarakat Lebanon, sehingga terjalin hubungan yang baik selama melaksanakan misi”

Kebaktian di Gereja Ebel Saki Lebanon itu juga dihadiri Komandan Sektor Timur UNIFIL, Brigadier General Venancio Aguando De Diego.

Indobatt adalah Satuan Tugas prajurit TNI yang dikirim ke daerah-daerah konflik di dunia, salah satunya pasukan yang dikirim ke Lebanon untuk bergabung ke UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon), organisasi yang didirikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, pada tanggal 19 Maret 1978.

*Candra

Lihat juga

jQuery Slider

Komentar

Top